Konten Media Partner

Operasi Ketupat 2021 di Aceh: Sekat Jalur Mudik untuk Cegah COVID-19

5 Mei 2021 13:14 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Operasi Ketupat 2021 di Aceh: Sekat Jalur Mudik untuk Cegah COVID-19
Polisi telah mendirikan posko penyekatan di titik tertentu dan di wilayah perbatasan Aceh dan Sumatera Utara. #publisherstory
ACEHKINI
Gubernur Aceh memasang pita tanda operasi kepada personel di Mapolda Aceh. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Aceh memasang pita tanda operasi kepada personel di Mapolda Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menjadi inspektur dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2021, di Lapangan Mapolda Aceh, Rabu, (5/5/2021). Apel yang digelar serentak di seluruh Indonesia itu, bertujuan untuk mengecek kesiapan akhir pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H dan menegakkan kebijakan larangan mudik.
Selain personel Polisi, apel diikuti unsur terkait; TNI, Pemda, dan mitra Kamtibmas lainnya. Kapolda Aceh, Wahyu Widada, dan sejumlah unsur Forkopimda Aceh ikut hadir dalam upacara tersebut.
Nova Iriansyah, saat membacakan sambutan Kapolri, menyampaikan, pada Operasi Ketupat tahun ini tim yang terlibat bertugas untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui penyekatan wilayah jalur mudik dan penegakan terhadap protokol kesehatan di tempat-tempat masyarakat beraktivitas.
Operasi itu dilaksanakan selama 12 hari, mulai dari tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021. Pelaksanaan operasi itu juga berlandaskan kebijakan pemerintah yang telah melarang dan meniadakan mudik hari raya Idul Fitri tahun ini.
"Prioritaskan langkah-langkah preemtif dan preventif secara humanis, sehingga masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan. Tujuan yang ingin dicapai adalah masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman serta terhindar dari bahaya COVID-19," ujar Nova.
Personel PM ikut apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2021, di Lapangan Mapolda Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Nova mengatakan, sebagai langkah mengantisipasi pelaku perjalanan dalam negeri, ia meminta tim Operasi Ketupat segera memaksimalkan kegiatan posko di terminal, bandar udara, pelabuhan, dan stasiun. Posko itu bukan hanya sekedar menjadi posko pengamanan dan pelayanan, namun juga harus berfungsi untuk mengendalikan penyebaran COVID-19.
Adapun sejumlah tugas yang harus dijalankan pada posko pengamanan dan penyekatan, antara lain, mengawasi protokol kesehatan, mengecek dokumen yang harus dimiliki oleh penumpang, yaitu hasil negatif test COVID-19 paling lambat 1x24 jam, e-HAC, SIKM, dan sertifikat vaksinasi.
Kemudian, melakukan rapid test antigen secara acak kepada penumpang, mencegah dan melakukan penertiban terhadap kerumunan masyarakat dengan memberikan sanksi berupa teguran lisan, sanksi fisik, maupun denda administratif; serta melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat.
"Pada Operasi Ketupat tahun 2021, substansi dari kebijakan pelarangan mudik oleh Pemerintah adalah mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 agar tidak terjadi klaster-klaster pada saat kegiatan di bulan suci ramadhan seperti klaster pesantren, klaster mudik, klaster ziarah, klaster taraweh, dan sebagainya," ujar Nova.
Anjing pelacak ikut dilibatkan dalam operasi. Foto: Suparta/acehkini
Sementara itu Kapolda Aceh, Irjen Polisi Wahyu Widada, menyebutkan Operasi Ketupat di Aceh tahun ini diberi sandi β€˜Seulawah’, berbeda dengan tahun lalu yang bersandi β€˜Rencong’. Sehingga di Aceh disebut Operasi Ketupat Seulawah 2021.
Menurutnya, menindak-lanjuti kebijakan larangan mudik oleh pemerintah, polisi telah mendirikan posko penyekatan di titik tertentu dan di wilayah-wilayah perbatasan antara Aceh dan Sumatera Utara. Hal tersebut dilakukan pihaknya untuk menekan peningkatan penularan COVID-19.
"Ini kita belajar dari tahun lalu, sebelum lebaran (2020) kasus COVID-19 di Aceh melandai, begitu lebaran kasus langsung meningkat, karena itu jangan sampai pengalaman ini kembali terulang," kata Wahyu.
Menurutnya, tujuan utama saat ini hanya menekan COVID-19 di Aceh. β€œKuncinya, perlu dilakukan bersama-sama seluruh rakyat, stakeholder, tokoh-tokoh, ulama, mengajak warga patuh pada protokol kesehatan,” sambung Irjen Wahyu. []
Personel Operasi Ketupat 2021 di Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Trending Now