Konten dari Pengguna
Sensasi Pedas dalam Kuliner Indonesia: Kenikmatan dan Risiko Kesehatan
9 Desember 2025 14:52 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Kiriman Pengguna
Sensasi Pedas dalam Kuliner Indonesia: Kenikmatan dan Risiko Kesehatan
Makanan pedas di Indonesia meningkatkan suasana hati lewat endorfin, tapi konsumsi berlebihan bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan berisiko bagi penderita maag dll. Andini pauziah
Tulisan dari Andini pauziah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia, dengan kekayaan kulinernya, dikenal sebagai surga bagi para pecinta makanan pedas. Dari Sabang hingga Merauke, hampir setiap daerah menyajikan sajian kuliner unik yang penuh dengan citra rasa pedas yang menggugah selera. Namun, tahukah kamu bahwa di balik sensasi pedas yang membakar lidah, makanan pedas dapat meningkatkan suasana hati.
Ketika tubuh merasa βterancamβ oleh sensasi pedas, otak secara otomatis akan melepaskan endorfin hormon yang juga dikenal sebagai penghilang rasa sakit alami. Endorfin membantu meredakan stres dan memberikan efek euforia ringan, mirip dengan sensasi kebahagiaan yang dialami setelah berolahraga. Karena pelepasan endorfin dan dopamin secara bersamaan, konsumsi makanan pedas dapat meningkatkan kesejahteraan emosional dan menimbulkan kegembiraan yang meningkat dan membuat seseorang merasa lebih bersemangat atau bahkan lebih βhidupβ. Inilah mengapa banyak orang merasa puas atau bahkan ketagihan setelah makan makanan pedas.
Mengapa Orang Indonesia Sangat Menyukai Makanan Pedas?
Dampak Negatif Konsumsi Makanan Pedas Terlalu Sering
Sering mengonsumsi makanan pedas memang menggugah selera. Namun demikian, jika praktik ini dilakukan pada tingkat yang berlebihan, itu dapat memicu berbagai komplikasi kesehatan. Karena makan makanan pedas dapat mempercepat gerakan di usus yang mempermudah terjadinya diare. Saat makanan pedas sampai di usus besar, efek iritasinya bisa langsung terasa. Akibatnya, respons fisiologis tubuh memerlukan sekresi air tambahan ke dalam usus, sehingga meningkatkan fasilitasi pengusiran kotoran dari usus besar.
Jika kamu memiliki maag, konsumsi makanan pedas dapat menimbulkan peningkatan yang nyata dalam sekresi asam lambung. Hal ini terjadi karena asupan cabai yang berlebihan dapat memicu iritasi pada mukosa lambung. Iritasi semacam itu adalah katalis untuk peningkatan cepat kadar asam lambung, yang menjelaskan ketidaknyamanan yang dialami di perut setelah konsumsi makanan pedas.

