Konten dari Pengguna
Refleksi Dukungan Terhadap Penderita Kanker, 2.505 Wanita Berenang Tanpa Busana
18 Juni 2018 6:43 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:08 WIB

Kiriman Pengguna
Refleksi Dukungan Terhadap Penderita Kanker, 2.505 Wanita Berenang Tanpa Busana
Ari Ulandari
Tulisan dari Ari Ulandari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Wajah-wajah penuh antusiasme berhamburan di Pantai Magheramore, Ireland, pekan lalu.
Dikutip dari huffingtonpost.com, ada 2.505 wanita turut serta dalam acara yang berhasil memecahkan rekor Guinness World dalam kategori ‘berenang tanpa busana dengan peserta terbanyak’. Acara ini bertujuan untuk mengumpulkan dana bagi badan amal setempat yang bergerak sebagai pemerhati penderita kanker.
Rekor sebelumnya diikuti oleh 786 peserta dan diselenggarakan pada tahun 2015 di Perth, Australia.
Upaya pemecahan rekor kali ini lebih menakjubkan lagi karena melibatkan peserta yang jumlahnya lebih dari 3 kali lipat.
Salah satu peserta bernama Deirdre Betson mengatakan bahwa acara seperti ini merupakan titik balik baginya.
“Oh Tuhan, ini luar biasa. Aku tidak pernah telanjang di depan siapapun sebelumnya, kecuali suamiku, dan ini adalah sesuatu yang cerdas dan melegakan. Hiburan yang luar biasa,” ungkap Betson kepada Reuters.
“Kami semua memiliki bentuk, ukuran, dan umur yang berbeda, dan semua ini luar biasa”, lanjutnya.
Penyelenggara acara, Dee Featherstone, memulai acara dengan tema “Strip and Dip” ini sejak 6 tahun lalu. Dirinya memutuskan untuk melakukan hal itu setelah didiagnosa menderita kanker payudara pada tahun 2012.
“Aku menghubungi sejumlah teman dan keluarga ... dan aku mengatakan pada mereka, ‘Aku hanya punya satu payudara dan aku botak, lalu apa yang kalian fahami?”, kisah Dee kepada The Irish Times.
“Enam puluh orang dari kami melakukannya pertama kali dan tahun lalu, acara ini semakin besar dengan diikuti oleh 200 wanita”, tambahnya.
Acara tahunan ini terbuka bagi seluruh wanita penderita kanker ataupun mereka yang berhasil bertahan melawan kanker, dan juga wanita lainnya yang terkena dampak kanker.
“Pada dasarnya kegiatan ini memberikan sebuah keberanian terhadap kanker. Bagi mereka yang menderita kanker, mereka akan kembali merasa memiliki tubuhnya”, ujar Dee sebelum acara dimulai.
“Ada banyak wanita mengatakan bahwa pengalaman mengikuti kegiatan ini sungguh telah merubah kehidupan mereka. Salah satu wanita bercerita kepadaku bahwa suaminya sebelumnya tidak pernah melihatnya tanpa busana selama tahun-tahun belakangan. Setelah acara ini, dia bisa berjalan-jalan di dalam rumah tanpa busana saat ini”, tegas Dee.
Bagi sobat yang ingin melihat kehebohan acara tersebut silahkan klik video berikut ini.

