Konten Media Partner
Banjir Mulai Surut, Jalan Dayeuhkolot Sudah Bisa Dilalui Kendaraan
18 Desember 2019 17:41 WIB

Konten Media Partner
Banjir Mulai Surut, Jalan Dayeuhkolot Sudah Bisa Dilalui Kendaraan
Masih terdapat area lain yang mengalami banjir, seperti Bojongsoang dan BaleendahBandungKiwari

BANDUNG, bandungkiwari - Jalan Raya Dayeuhkolot, akses menuju Jalan Raya Banjaran sudah bisa dilalui pada Rabu (18/12) siang. Kendaraan roda dua ataupun roda empat sudah mulai menggunakan akses jalan tersebut.
Air yang membanjiri jalanan tersebut pun sudah mulai surut. Berdasarkan pantauan di lapangan, air masih menggenang sebatas mata kaki di area tersebut. Sebelumnya, banjir di area tersebut mencapai lutut orang dewasa atau sekitar 40-50 sentimeter.
Sementara itu, ketinggian air yang membanjiri beberapa Rukun Warga (RW) di Kecamatan Dayeuhkolot, lebih tinggi dibandingkan dengan air yang berada di jalan raya. RW 9 Kecamatan Dayeuhkolot salah satunya. Di area tersebut, air masih mencapai betis orang dewasa.
Beberapa warga memilih untuk berjalan di pijakan yang lebih tinggi dibandingkan menggunakan jalanan aspal yang notabene lebih rendah.
"Banjirnya kalau di depan sekitar 50 sentimeter, kalau di dalam cukup dalam, RW 14 Kecamatan Dayeuhkolot mencapai sepaha, sekitar 6 RW yang terkena banjir malam tadi," ungkap seorang warga Kecamatan Dayeuhkolot, Solihin (42). Ia menambahkan, selain RW 9 dan RW 14, RW 1, 2, 3, dan RW 11 pun terdampak banjir sejak Selasa (17/12).
Pasar Dayeuhkolot pun tak luput dari banjir. Di area depan Pasar Dayeuhkolot, ketinggian air masih mencapai betis orang dewasa. Meski begitu, tampak beberapa pedagang tetap membuka lapaknya.
Banjir di kawasan Dayeuhkolot telah terjadi sejak Selasa malam tersebut diduga terjadi akibat hujan yang turun dengan intens pada hari tersebut. "Ini kan titik terendah Bandung, jadi mau bagaimana pun menerima saja," tutur Arif Rahman Fauzi (24), warga Babakan Leuwi Bandung, di Dayeuhkolot, Rabu (18/12).
Ia menambahkan, terdapat beberapa area yang terkena banjir. "Ini justru di sini (Jalan Raya Dayeuhkolot) mah enggak terlalu, di Babakan Leuwi Bandung itu tinggi, di Andir," ujar Arif.
Tak hanya itu, Gunawan (37), warga RW 9 Kecamatan Dayeuhkolot menyebutkan, masih terdapat area lain yang mengalami banjir, seperti Bojongsoang dan Baleendah. Bahkan, warga lainnya, Ilyas (30) menyebutkan hampir 99 persen area Dayeuhkolot yang terkena banjir.
Meski begitu, saat ini belum disediakan posko ataupun bantuan untuk warga. Menurut Ilyas, posko pada umumnya akan dibuka jika banjir sudah mencapai lebih dari satu meter. Sementara, berdasarkan pengalaman Gunawan, posko biasanya dibuka apabila banjir sudah terjadi berhari-hari.
Sekitar pukul 16.30 WIB, area Dayeuhkolot sudah mulai kembali diguyur hujan. Juga diiringi dengan sambaran petir. Sekitar pukul 17.10 WIB, air di Jalan Raya Dayeuhkolot mulai naik kembali dengan tinggi sekitar betis orang dewasa. Namun, akses jalan tersebut tetap bisa digunakan. (Assyifa)
