Konten Media Partner

'Mukbang', 'Hallyu', dan 24 Kosakata Korea Lainnya Resmi Masuk Kamus Oxford

10 Oktober 2021 19:53 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
'Mukbang', 'Hallyu', dan 24 Kosakata Korea Lainnya Resmi Masuk Kamus Oxford
Kamus Oxford menyatakan masuknya banyak kosakata Korea ini menandai pergeseran bahasa yang digunakan para penutur bahasa Inggris. #publisherstory BBC News Indonesia
BBC NEWS INDONESIA
Japchae juga masuk ke kamus bahasa Inggris terbitan Oxford.
zoom-in-whitePerbesar
Japchae juga masuk ke kamus bahasa Inggris terbitan Oxford.
Popularitas Squid Game dan BTS menandai kejayaan gelombang budaya Korea Selatan yang tak juga menunjukkan tanda-tanda surut.
Gelombang itu nampaknya telah berhasil mencapai Oxford English Dictionary (kamus bahasa Inggris yang diterbitkan Universitas Oxford).
"Kamus Besar Bahasa Inggris" tersebut menambahkan 26 kosakata Korea ke dalam edisi terbarunya.
Dengan penambahan ini, "kita semua berselancar di puncak gelombang budaya Korea" ujar Kamus Oxford dalam pernyataannya.

'Gelombang beriak di tengah samudra kosakata Inggris'

BTS sudah dianggap sebagai fenomena global K-Pop.
Edisi terbaru kamus Oxford itu memasukkan banyak santapan Korea, beberapa di antaranya:
Dengan kesuksesan internasional Squid Game, Parasite, dan BTS, tidaklah mengejutkan jika budaya pop Korea Selatan juga masuk ke dalam daftar ini.
Kamus Oxford menyatakan masuknya banyak kosakata Korea ini menandai pergeseran bahasa yang digunakan para penutur bahasa Inggris.
"Kosakata-kosakata ini menunjukkan masyarakat Asia di beberapa bagian benua tersebut menciptakan dan mempertukarkan kata-kata ini dalam konteks lokal mereka, kemudian memperkenalkan kata-kata ini ke penutur bahasa Inggris sedunia, membuat gelombang Korea terus beriak di tengah samudra kosakata Inggris."

'Cara Berpikir Global'

Keberhasilan Squid Game atau Parasite adalah buah 'cara berpikir global' dari para produsen budaya Korea, menurut Dr. Hye-Kyung Lee dari King's College London.
"Ini sudah lebih dari 10 tahun sejak awal kesuksesan K-pop, jadi para produsen budaya Korea sudah memiliki cara berpikir global," ujar Dr Lee, yang meneliti budaya dan seni, ketika ditanya soal kebangkitan K-drama dan K-pop.
Dia mengatakan tokoh-tokoh dalam K-drama bisa 'nyambung' dengan masyarakat Inggris dan dunia, kendati ada perbedaan geografi dan budaya.
"Karakter-karakternya tidak memiliki banyak harapan, mereka tidak punya masa depan dan hanya berjuang untuk bertahan hidup."
"Drama dan film ini amat menghibur, serta punya keunikan yang dapat menyentuh hati orang-orang di seluruh dunia."
"Mereka menampilkan kritik terhadap kondisi sosial ekonomi dan masyarakat, di mana penonton bisa 'nyambung' melalui karakter-karakter ini."
Dia mengatakan bahwa industri budaya Korea telah mampu bersaing dengan negara-negara Barat dan ia percaya hal itu akan terus tumbuh.
"Terkait teknologi dan talenta, mereka sangat canggih dan memiliki kapasitas untuk menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi," tambahnya.

Kebangkitan Budaya Korea

Kesuksesan ekspor budaya Korea Selatan di Inggris bukanlah hal yang baru.
Pada 2012, masyarakat Inggris dikejutkan dengan Gangnam Style dari penyanyi rap Psy, yang menjadi bintang pop Korea Selatan pertama yang merajai tangga lagu.
Film Parasite yang menang di ajang Piala Oscar adalah film bukan berbahasa Inggris yang meraup pendapatan terbesar di Inggris.
Di samping itu, album musik BTS menjadi album Korea pertama yang memuncaki tangga lagu Inggris. Grup ini juga tampil di stasiun radio nasional Radio 1, merekam penampilan khusus dalam program Live Lounge.
Sementara Squid Game diprediksi menjadi tayangan yang paling banyak ditonton dalam sejarah Netflix โ€” ia masuk 10 besar di Netflik Inggris dan 95% penontonnya berasal dari luar Korea.
Trending Now