Konten Media Partner

Aktif di Kelas dan Ikut Komunitas, Kunci Sukses Katherine Raih Gelar Ganda

7 Oktober 2022 14:37 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Aktif di Kelas dan Ikut Komunitas, Kunci Sukses Katherine Raih Gelar Ganda
Katherine bercerita, perjalanan menempuh studi di dua kampus tentu tidaklah mudah. #publisherstory #beritaanaksurabaya
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Katherine Shania.
zoom-in-whitePerbesar
Katherine Shania.
Katherine Shania baru saja menyelesaikan studi S1 Psikologi dengan dua ganda (double degree) sekaligus. Pertama Sarjana Psikologi (SPsi) dan Bachelor of Behavioural Science (BBehavSci).
Kedua gelar itu ia dapatkan berkat mengikuti International Undergraduate Program (IUP) pada prodi S1 Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Airlangga.
Menjadi mahasiswa IUP menjadikan Katherine mendapatkan kesempatan untuk mengenyam perkuliahan di dua kampus sekaligus. Yakni di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dan Queensland University of Technology (QUT) di Brisbane, Australia.
Katherine bercerita, perjalanan menempuh studi di dua kampus tentu tidaklah mudah. Pasalnya, ia harus memenuhi beberapa persyaratan agar dapat melanjutkan studi di QUT seperti transkrip akademik dan skor IELTS.
Belum lagi kendala bahasa di mana para dosen di Australia biasa menggunakan aksen Australia yang cenderung cepat.
โ€œMungkin awal semester agak susah ngerti gitu ya, apalagi aksennya. Dan kalau ngomongnya cepet itu more work juga ya untuk dimengerti,โ€ ucap Katherine, Jumat (7/10).
Tak hanya itu, Katherine pun juga harus aktif mencari komunitas. Karena saat itu ia menjalani perkuliahan ketika pandemi merebak.
โ€œKarena aku kuliahnya pas pandemi COVID-19, jadi semua online. Making friends were really hard. Jadi harus pinter-pinter mencari komunitas,โ€ ujarnya.
Mengambil program gelar ganda diakui Katherine membutuhkan tekad dan niat yang kuat. Selain itu, menjadi mahasiswa yang aktif di kelas juga disebutnya sangat membantu dalam proses perkuliahan.
Dua tahun mengenyam pendidikan di negeri Kangguru menjadikan Katherine belajar banyak hal. Selama menjalani perkuliahan di Australia, mahasiswa asal Jakarta itu mengaku bekerja paruh waktu untuk memenuhi biaya hidup.
โ€œIni bagus buat latihan time management sebelum nanti kerja, ya. Dan melatih kemandirian juga,โ€ ungkapnya.
Selama berkuliah, Katherine juga aktif mengikuti beberapa kegiatan non-akademik. Salah satunya aktif di komunitas gereja. Selain itu, ia juga sempat menjadi sukarelawan di lembaga nirlaba.
Katherine pun berpesan kepada teman-teman yang sedang menempuh perkuliahan untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada.
โ€œKesempatan belum tentu dateng dua kali. Dan kita nggak akan tahu kapan kesempatan itu bakal datang lagi. Semangat!โ€ pungkasnya.
Trending Now