Konten Media Partner

Curhat Pengusaha Mal: Saya Lebih Optimis Saat Mal Buka di PSBB Tahun Lalu

11 Agustus 2021 11:52 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Curhat Pengusaha Mal: Saya Lebih Optimis Saat Mal Buka di PSBB Tahun Lalu
Ketua APPBI Jawa Timur Sutandi Purnomosidi mengatakan, jika pihaknya lebih optimis saat pembukaan mal usai adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahun lalu. #publisherstory
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Suasana Pakuwon Mall Surabaya saat PPKM. Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Pakuwon Mall Surabaya saat PPKM. Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra
Pemerintah Pusat telah mengizinkan mal dan pusat perbelanjaan untuk kembali beroperasi selama masa uji coba di tengah perpanjangan PPKM level 4.
Ketua APPBI Jawa Timur Sutandi Purnomosidi mengatakan, jika pihaknya lebih optimis saat pembukaan mal usai adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahun lalu.
"Jujur kalau saya bilang optimismenya saya jauh lebih optimis saat pembukaan (mal) di PSBB tahun lalu. Kenapa? Pada saat itu mal dibuka kembali tidak ada batasan hanya yang boleh divaksin bisa masuk mal. Sehingga kita bisa memacu untuk perbaikan ekonomi. Tapi sekarang dibatasi hanya yang sudah divaksin saja," kata Sutandi, Rabu (11/8).
Menurutnya, syarat pengunjung untuk masuk mal tersebut sedikit memberatkan, mengingat belum semua masyarakat Indonesia, khususnya di Surabaya Raya mendapatkan vaksinasi.
Sutandi mengungkapkan, dengan jumlah pengunjung yang lebih sedikit, percepatan ekonomi yang diharapkan juga akan sangat sulit.
"Saya tanya sekarang yang sudah di vaksin itu berapa orang. Dengan jumlah pengunjung yang jauh lebih sedikit, percepatan ekonomi seperti apa yang kita harapkan. Recovery rate akan lebih rendah dibanding tahun lalu. Jadi sangat sulit," ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya masih belum bisa memberikan relaksasi terkair wajib vaksin bagi para pekerja dan pengunjung mal.
"Untuk saat ini, kita ikuti aturan pemerintah dulu. Agar, pekerja ini bisa kerja lagi dan dapat penghasilan," tutupnya.
Trending Now