Konten Media Partner

Gratis, Naik Trans Jatim di Hari Santri Nasional

22 Oktober 2025 7:50 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Gratis, Naik Trans Jatim di Hari Santri Nasional
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggratiskan tarif Trans Jatim dalam rangka memperingati Hari Santri pada 22 Oktober 2025. #publisherstory #beritaanaksurabaya
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Sumber foto: Humas Pemprov Jatim
zoom-in-whitePerbesar
Sumber foto: Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggratiskan tarif Trans Jatim dalam rangka memperingati Hari Santri pada 22 Oktober 2025. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh layanan Trans Jatim kecuali armada luxury.
Program ini merupakan bentuk apresiasi Pemprov Jatim kepada masyarakat atas dukungannya terhadap transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Khofifah menyampaikan bahwa transportasi publik adalah bagian penting dari pelayanan dasar.
โ€œMomentum Hari Santri kami maknai sebagai refleksi nilai pengabdian dan gotong royong. Dengan tarif gratis Trans Jatim ini, kami ingin mengajak masyarakat mulai beralih ke moda transportasi publik yang lebih ramah lingkungan,โ€ ujar Khofifah, Rabu (22/10).
Khofifah menambahkan bahwa program ini juga bertujuan meningkatkan minat masyarakat terhadap angkutan umum. Ia menegaskan bahwa transportasi massal bukan sekadar kendaraan dan rute, melainkan budaya baru yang lebih adil dan berkelanjutan.
โ€œTransportasi publik membentuk kebiasaan baru: berpindah bersama, saling menghormati, dan menjaga bumi,โ€ katanya.
Menurutnya, tarif gratis ini juga bersifat edukatif agar masyarakat merasakan langsung kualitas pelayanan Trans Jatim yang telah ditingkatkan, baik dari segi kenyamanan maupun keamanannya.
โ€œKami ingin masyarakat sadar bahwa transportasi publik adalah masa depan mobilitas kota yang efisien dan beradab,โ€ tutur Khofifah.
Ia menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mengurangi kemacetan, polusi udara, dan emisi karbon, sekaligus memperkuat ketahanan energi daerah.
"Ketika masyarakat beralih ke angkutan umum, itu juga bentuk kontribusi terhadap lingkungan dan kesehatan bersama," jelasnya.
Khofifah berharap kebijakan ini dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk menggunakan transportasi umum dalam kehidupan sehari-hari dan mendukung pembangunan Jawa Timur yang tangguh dan berkelanjutan.
Trending Now