Konten Media Partner

Ingin Maju? UMKM Surabaya Harus Mampu Beradaptasi dengan Perkembangan Digital

27 November 2025 16:19 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Ingin Maju? UMKM Surabaya Harus Mampu Beradaptasi dengan Perkembangan Digital
Di era digital seperti sekarang para pelaku UMKM menghadapi lebih banyak tantangan yang mengharuskan mereka terus belajar dan beradaptasi agar dapat tetap tumbuh. #publisherstory #beritaanaksurabaya
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Pelatihan 'UMKM Tangguh: Bertahan dan Tumbuh Menghadapi Tantangan'. Foto: Masruroh/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Pelatihan 'UMKM Tangguh: Bertahan dan Tumbuh Menghadapi Tantangan'. Foto: Masruroh/Basra
Surabaya dikenal sebagai kota yang memiliki banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di era digital seperti sekarang para pelaku UMKM menghadapi lebih banyak tantangan yang mengharuskan mereka terus belajar dan beradaptasi agar dapat tetap tumbuh dan tentunya bertahan.
Kepala Bidang Pembinaan Usaha Perdagangan Dinkopumdag Surabaya Soesandi Ismawan mengatakan, para pelaku UMKM harus mau terus belajar dan beradaptasi agar dapat naik kelas, termasuk dalam mengadopsi teknologi digital, misalnya melalui pelatihan dan seminar terkait UMKM.
"Pelatihan seperti ini sangat penting untuk mempercepat transformasi digital UMKM di Surabaya," ujarnya, disela pelatihan 'UMKM Tangguh: Bertahan dan Tumbuh Menghadapi Tantangan', (26/11).
"Dengan dukungan Meta melalui WhatsApp, UMKM dapat beralih ke digital, memperkuat ketahanan, dan memperluas peluang pasar di tengah persaingan yang semakin ketat. Kami berharap keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini dapat diterapkan secara langsung untuk membantu mengembangkan usaha mereka," sambungnya.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian tiga kota yang telah dimulai di Yogyakarta dan kini diikuti lebih dari 70 UMKM Surabaya sebelum berlanjut ke Jakarta. Fokus utama kegiatan ini adalah membekali pelaku usaha dengan kemampuan digital yang relevan untuk menghadapi tekanan persaingan dan tantangan operasional.
Para peserta, yang terdiri dari pedagang pasar tradisional hingga pelaku usaha mikro, mendapatkan materi tentang pemanfaatan alat digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan kualitas layanan. Salah satu materi yang diberikan adalah penggunaan aplikasi bisnis berbasis percakapan, WhatsApp Bisnis, untuk komunikasi pelanggan dan promosi usaha.
Dalam kesempatan yang sama, Manajer Kebijakan Publik Meta Indonesia Nadhila Renaldi menambahkan, WhatsApp merupakan platform yang paling siap membantu UMKM memulai perjalanan digital mereka.
"WhatsApp membantu UMKM di Indonesia menciptakan lebih banyak peluang melalui program pelatihan dan literasi digital. Inisiatif ini mendorong para pelaku usaha untuk membangun keterampilan dan kepercayaan diri yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan bersaing di era digital," terangnya.
Sementara itu, Founder UKMINDONESIA.ID, Dewi Meisari Haryanti, menekankan pentingnya strategi komunikasi digital bagi UMKM.
β€œPelanggan di Indonesia ada di layanan pesan instan. Karena itu, sangat penting bagi pelaku usaha untuk menyusun pesan promosi yang bermanfaat, menggunakan katalog produk kreatif, serta menghadirkan penawaran yang solutif,” jelasnya.
Program pelatihan ini juga mendorong UMKM untuk lebih adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan interaksi daring. Pendekatan digital dianggap menjadi kunci bagi pelaku usaha untuk mempertahankan pertumbuhan di tengah kompetisi yang semakin ketat.
Trending Now