Konten Media Partner

Kampus di Surabaya Tanamkan Peduli Lingkungan, Ajak Mahasiswa Tanam Mangrove

16 Juni 2025 13:42 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Kampus di Surabaya Tanamkan Peduli Lingkungan, Ajak Mahasiswa Tanam Mangrove
Aksi tanam pohon, melainkan bagian dari upaya kampus menanamkan kesadaran ekologis jangka panjang kepada generasi muda. #publisherstory #beritaanaksurabaya
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Kampus di Surabaya Tanamkan Peduli Lingkungan, Ajak Mahasiswa Tanam Mangrove
zoom-in-whitePerbesar
Ratusan mahasiswa Universitas Hayam Wuruk Perbanas menunjukkan aksi nyata kepedulian lingkungan dengan menggelar kegiatan penanaman pohon di kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo Rungkut, Kota Surabaya.
Aksi hijau ini dilakukan oleh mahasiswa UHW Perbanas yang tergabung dalam program Super Softskills Mentoring (SSM) 2025.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama UHW Perbanas, Dr. Dra. Lindiawati, M.M., mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi tanam pohon, melainkan bagian dari upaya kampus menanamkan kesadaran ekologis jangka panjang kepada generasi muda. Melalui program SSM yang rutin setiap tahun, pihaknya ingin membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan mahasiswa.
β€œKami ini mendidik mahasiswa agar peduli, tidak hanya kepada sesama manusia, tetapi juga kepada lingkungan,” jelasnya, Senin (16/6).
Lanjutnya, mindset peduli lingkungan di kalangan mahasiswa itu penting. Selain mahasiswa berdampak kepada masyarakat, Lindi menegaskan aksi semacam ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran yang melampaui sekadar kegiatan simbolik.
β€œKami ingin menanamkan pola pikir bahwa peduli lingkungan bukan hanya tentang menanam pohon tetapi juga untuk keselamatan bersama. Kebiasaan kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga ketertiban di kelas adalah langkah nyata kepedulian lingkungan sehari-hari,” tambahnya.
Mahasiswi UHW Perbanas, Ericha Grace Lakamola mengaku sangat senang banyak teman yang ikut dalam aksi menanam pohon mangrove jenis Rhizophora Mucronata.
”Pengalaman ini bisa jadi satu hal yang dimajukan lagi dan semoga apa yang kita tanam ini dapat terus dilestarikan dan tetap dijaga,” harap Ericha.
Hal yang sama juga dialami oleh Naya Azka Putri Winarto, karena pertama kali ikut program menanam pohon di dekat laut. Selama mengikuti kegiatan, dirinya mengaku banyak pengetahuan dan pengalaman dalam menjaga kelestarian lingkungan.
”Saya berharap tanaman di sini, khususnya di Surabaya tetap asri, sejuk, dan yang terakhir jangan ada yang mencabut tanaman sembarangan,” pesan Naya.
Trending Now