Konten Media Partner

Konsep Bangunan Tahan Gempa Karya Mahasiswa Surabaya Juarai KJI โ€“ KBGI 2025

20 November 2025 16:37 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Konsep Bangunan Tahan Gempa Karya Mahasiswa Surabaya Juarai KJI โ€“ KBGI 2025
ITS menorehkan empat prestasi melalui ajang Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) XX dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) XVI 2025. #publisherstory #beritaanaksurabaya
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Tim ASKARA ITS saat merancang bangunan pada ajang Kompetisi Bangunan dan Gedung Indonesia (KBGI) 2025 kategori Baja. Foto: Humas ITS
zoom-in-whitePerbesar
Tim ASKARA ITS saat merancang bangunan pada ajang Kompetisi Bangunan dan Gedung Indonesia (KBGI) 2025 kategori Baja. Foto: Humas ITS
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menorehkan empat prestasi melalui ajang Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) XX dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) XVI 2025.
Kepala Departemen Teknik Infrastruktur Sipil, Fakultas Vokasi ITS Tatas ST MT PhD mengungkapkan bahwa ada tiga tim ITS yang berhasil meraih prestasi di ajang bergengsi skala nasional ini. Di antaranya adalah tim INDESTRUKTRA yang berkompetisi di kategori KBGI Beton. Tim tersebut meraih juara III dengan mengusung karya unggulan bernama Metronava Tower.
Karya inovasi yang dirancang tim dari Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ITS ini memiliki pendekatan inovatif yang mengintegrasikan teknologi struktur tahan gempa dengan prinsip desain berkelanjutan.
โ€œAdapun material yang digunakan dalam rancangan tim ini adalah Grapheneโ€Enhanced Concrete,โ€ jelasnya, Kamis (20/11).
Ada pula kategori KBGI Baja yang diikuti oleh tim ASKARA yang juga dari Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ITS yang mengusung karya bertajuk Argawidya Tower. Karya ini dirancang dengan konsep Smart Green Economy (SGE) Seismic Building, yaitu gedung cepat bangun, kokoh, dan tahan gempa.
Dipaparkan Tatas, bangunan yang dirancang tim ASKARA ini juga terintegrasi dengan ekonomi hijau melalui pendekatan Internet of Things (IoT). Tim ini pun sukses meraih penghargaan di dua kategori sekaligus, yakni menjadi pemenang pada kategori Kreativitas Rancang Bangun dan kategori Metode Pelaksanaan.
Sementara itu, Tatas juga menyampaikan bahwa di ajang KJI, tim Trikarsa dari Departemen Teknik Sipil ITS berhasil mendapat juara Harapan I. Jembatan karya tim ini memiliki inovasi struktural berupa lubang pada pelat gelagar dan ikatan angin yang mampu mengurangi berat sampai 20 persen tanpa mengganggu kinerja.
โ€œInovasi juga dilakukan dengan penggunaan pelat gusset berbentuk fillet yang menurunkan berat sambungan sekitar 20 persen,โ€ tambahnya.
Tatas berharap dari inovasi dan hasil yang dicapai tim-tim ini dapat dilanjutkan untuk penelitian yang lebih intensif. Ia juga berharap inovasi ini dapat diaplikasikan di dunia industri konstruksi dan membantu kemajuan bidang teknik sipil.
โ€œKami berharap ajang ini bukan hanya sebagai sarana meraih prestasi, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran dan inovasi bersama,โ€ pungkasnya.
Trending Now