Manfaat Pijat Bayi yang Belum Banyak Diketahui
ยทwaktu baca 2 menit

Sisca Rahmawati tampak tertidur lelap. Bayi berusia 6 bulan ini terlihat menikmati pijatan yang dilakukan salah satu mahasiswi Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Unusa.
Sisca merupakan salah satu peserta pijat bayi yang digelar FKK Unusa dalam rangkaian peringatan HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang diperingati setiap tanggal 24 Juni.
Diungkapkan Elly Dwi Masita, dosen asuhan kebidanan komplementer FKK Unusa, materi pijat bayi diberikan kepada mahasiswi semester 5 D3 Kebidanan dan semester 6 S1 Kebidanan.
Pijat, lanjut Elly, memiliki manfaat bagi bayi di antaranya stimulasi tumbuh kembang termasuk menaikkan berat badan bayi. Pijat bayi yang lembut mampu menenangkan dan membuat bayi merasa dicintai.
"Pijat bayi tidak hanya dapat dilakukan tenaga profesional di pusat perawatan bayi atau spa bayi, tapi juga bisa dilakukan di rumah, kepada bayi usia mulai 1 bulan," tambah Elly, Kamis (30/6).
Adapun Istisaroh, ibunda dari Sisca mengaku senang dengan adanya pijat bayi yang diberikan secara gratis ini. Selain sang buah hati yang dipijat, Istisaroh mengaku juga bisa belajar teknik pijat bayi yang benar.
"Selama ini ibu saya yang mijat Sisca, tapi ya sekedar pijat saja. Sekarang saya sudah bisa pijat bayi, ternyata tidak susah," ujar warga Wonokromo ini.
Selain pijat bayi, digelar juga pemeriksaan ibu hamil dan anak, serta senam yoga ibu hamil.
