Konten Media Partner

Mikroplastik di Air Hujan, Walkot Surabaya: Kalau Ada yang Bakar Sampah, Tegur!

24 November 2025 10:11 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Mikroplastik di Air Hujan, Walkot Surabaya: Kalau Ada yang Bakar Sampah, Tegur!
Fenomena hujan mikroplastik sangat erat kaitannya dengan masalah sampah, khususnya kebiasaan membakar sampah. #publisherstory #beritaanaksurabaya
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Wali kota Surabaya Eri Cahyadi. Foto: Masruroh/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Wali kota Surabaya Eri Cahyadi. Foto: Masruroh/Basra
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, meminta seluruh warga Kota Pahlawan untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga lingkungan sebagai upaya pencegahan bahaya hujan mikroplastik. Imbauan ini dilakukan untuk menanggapi isu pencemaran udara dan air hujan oleh partikel mikroplastik yang dapat mengancam kesehatan.
Menurut Eri, fenomena hujan mikroplastik sangat erat kaitannya dengan masalah sampah, khususnya kebiasaan membakar sampah dan penggunaan plastik secara berlebihan.
β€œKalau hujan mikroplastik itu kan terkait dengan sampah dan lain-lainnya. Maka saya minta warga Surabaya yang menjaga. Kalau ada tetangga membakar plastik atau sampah, ya dilarang,” tegas Eri, Senin (24/11).
Eri menekankan bahwa menjaga lingkungan saat ini merupakan investasi bagi masa depan generasi penerus. Oleh karena itu, ia mengajak warga untuk berkorban demi keberlangsungan anak cucu.
β€œIni dampaknya akan ke anak cucu kita. Maka bagaimana mencegah mikroplastik itu adalah ketika pembakaran sampah. Faktor-faktornya kan seperti itu, maka itu penggunaan plastik dikurangi,” jelasnya.
Eri juga menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat meskipun pemerintah telah mengeluarkan regulasi, terkait Peraturan Wali Kota (Perwali) yang membatasi penggunaan kantong kresek plastik.
β€œKalau pemerintah itu mengeluarkan larangan penggunaan kantong plastik, tas-tas kresek plastik, kalau warga masih tetap memakai plastik ya sama saja. Untuk itu, dibutuhkan kesadaran warga. Saya berharap, warga Surabaya bisa menjaga bukan hanya untuk saat ini tapi juga untuk masa depan,” kata Eri.
Pihaknya, mendorong warga untuk tidak ragu bertindak ketika melihat pelanggaran lingkungan di sekitar mereka, seperti pembakaran sampah dan pemakaian kantong plastik berlebihan.
β€œKalau ada yang bakar sampah, ya tegur, matikan (apinya). Begitu pula, jika ada yang membawa kantong plastik, ya diingatkan. Apabila kita berani mengingatkan dan melarang. InsyaAllah anak cucu kita bisa tetap sehat di masa yang akan datang,” tandasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pencegahan pencemaran lingkungan dari bahaya mikroplastik. Mulai dari penindakan terhadap warga yang membakar sampah sembarangan hingga larangan menggunakan kantong plastik sekali pakai.
Trending Now