Konten Media Partner

Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Tuntas, 8 Jemaah Tertinggal di Saudi

12 Juli 2025 6:54 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Tuntas, 8 Jemaah Tertinggal di Saudi
Masa pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya tuntas sudah. Kloter SUB 97 menjadi kloter terakhir Debarkasi Surabaya. #publisherstory #beritaanaksurabaya
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Jemaah haji Debarkasi Surabaya saat tiba di Bandara Juanda. Foto: Humas Kemenag Kemenag Jatim
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah haji Debarkasi Surabaya saat tiba di Bandara Juanda. Foto: Humas Kemenag Kemenag Jatim
Masa pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya tuntas sudah. Kloter SUB 97 menjadi kloter terakhir Debarkasi Surabaya. Berdasarkan data Sekretariat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, jumlah jemaah haji yang berangkat ke tanah suci adalah 36.815 orang, sedangkan jumlah jemaah haji yang pulang dengan selamat sebanyak 36.701 orang. Sehingga ada selisih sebanyak 114 orang.
β€œ114 jemaah itu dengan rincian, 94 jemaah wafat, 8 orang masih tertinggal di tanah suci, dan 12 pulang secara mandiri,” terang Sugiyo, Jumat (11/7) malam.
Ia menjelaskan ada total 107 jemaah haji Debarkasi Surabaya yang telah wafat selama masa operasional haji 2025.
"Jemaah yang wafat dengan rincian 94 jemaah wafat di tanah suci, 4 jemaah wafat ketika pemberangkatan/RS Haji, 4 jemaah wafat di pesawat ketika kepulangan, 5 jemaah wafat di RS Haji ketika kepulangan," terang Sugiyo.
Sementara itu jemaah yang masih tertinggal di Arab Saudi sejumlah 8 orang.
"5 jemaah masih dirawat di tanah suci, 1 jemaah masih hilang, 1 jemaah melahirkan beserta 1 pendamping," tuturnya.
Ia juga menyebutkan jemaah yang dirawat di RS Haji Surabaya sebanyak dua orang.
Pada kesempatan tersebut, Sugiyo mengucapkan permintaan maaf apabila dalam melayani jemaah haji masih ada kekurangannya.
β€œInsya Allah kami telah berusaha maksimal memberikan pelayanan terbaik. Bila ada kekurangan, dari hati yang paling dalam kami mohon dimaafkan. Insya Allah akan menjadi bahan evaluasi pada penyelenggaraan haji di masa mendatang,” pungkasnya.
Trending Now