Konten Media Partner
Penjualan Spare Part Melonjak saat Penjualan Mobil Lesu
5 Desember 2025 12:37 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Penjualan Spare Part Melonjak saat Penjualan Mobil Lesu
Saat ini masyarakat Indonesia disebut lebih memilih merawat mobil yang telah dimiliki dibanding harus membeli mobil baru. #publisherstory #beritaanaksurabayaBASRA (Berita Anak Surabaya)

Penjualan mobil di Indonesia pada tahun 2025 lesu. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mencatat penjualan mobil selama Januari-Oktober 2025 baru mencapai 634 ribu unit dan mengalami penurunan sebesar 10,6 persen dari periode sama tahun lalu.
Saat ini masyarakat Indonesia disebut lebih memilih merawat mobil yang telah dimiliki dibanding harus membeli mobil baru.
"Tren penjualan mobil memang menurun, orang-orang lebih memilih merawat mobil yang sudah dimilikinya," ujar Yudhi Kristianto, Presiden Direktur PT Tasti Anugerah Mandiri, authorized dealer suku cadang Toyota di Indonesia, saat menggelar gathering bersama toko dan mitra di Surabaya, belum lama ini.
Imbasnya penjualan suku cadang kendaraan pun mengalami peningkatan.
"Di kami penjualan suku cadang mobil Toyota di tahun 2025 ini mengalami peningkatan. Mencapai hampir 10 persen dibanding tahun lalu," imbuhnya.
Yudhi mengungkapkan saat ini masyarakat lebih aktif dalam merawat mobilnya termasuk memilih menggunakan produk suku cadang yang lebih terjangkau namun tetap berkualitas dan dapat diandalkan, seperti T-OP misalnya.
Sejak diperkenalkan pada tahun lalu, T-OPT, brand suku cadang alternatif dari Toyota terus menunjukkan performa gemilang di pasar Indonesia.
"Saat ini, T-OPT sudah tersedia di lebih dari 700 toko suku cadang dan bengkel umum di seluruh Indonesia. Meningkat tiga kali lipat dibanding tahun 2024 lalu," tutur Yudhi.
