Konten Media Partner

Pertama di Indonesia, Produsen Alat Kesehatan di Jatim Pakai PLTS Atap

26 September 2025 12:58 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Pertama di Indonesia, Produsen Alat Kesehatan di Jatim Pakai PLTS Atap
2 pabrik produsen alat kesehatan yang berlokasi di Krian dan Mojoagung secara resmi mengoperasikan PLTS Atap. #publisherstory #beritaanaksurabaya
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Pertama di Indonesia, Produsen Alat Kesehatan di Jatim Pakai PLTS Atap
zoom-in-whitePerbesar
Semakin meningkatnya kebutuhan energi, keberadaan energi bersih dan terbarukan menjadi salah satu solusi yang dapat digunakan. Salah satu energi terbarukan yang banyak dimanfaatkan di Indonesia adalah PLTS.
Pemanfaatan PLTS terus meningkat di berbagai sektor industri di Jawa Timur. Terbaru, 2 pabrik produsen alat kesehatan yang berlokasi di Krian dan Mojoagung secara resmi mengoperasikan PLTS Atap. Langkah ini menjadi terobosan baru dalam industri alat kesehatan Indonesia.
"Proyek ini menjadi tonggak penting dalam memperluas dampak positif energi terbarukan di industri alat kesehatan, yakni industri hijau tangguh, inovatif, dan berdaya saing global," ujar CEO SUN Energy, Emmanuel Jefferson Kuesar, Jumat (26/9).
Emmanuel mengungkapkan PLTS Atap tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 1.067.074 kWh energi bersih per tahun, dengan potensi pengurangan emisi sebesar 830 ton karbon dioksida per tahun.
Dampak ini setara dengan penanaman lebih dari 13.781 pohon, memperkuat kontribusi perusahaan terhadap mitigasi perubahan iklim serta menunjukkan komitmen nyata sektor industri alat kesehatan dalam menerapkan praktik keberlanjutan.
"Proyek ini turut memperkuat posisi Jawa Timur sebagai pusat industri nasional yang mulai beralih ke energi terbarukan demi meningkatkan efisiensi, daya saing global, dan keberlanjutan jangka panjang," tuturnya.
Sementara itu Direktur Operasional PT Jayamas Medica Industri Tbk, produsen alat kesehatan OneMed, Leonard H Hartanto, menyatakan dengan mengadopsi energi surya, pihaknya tidak hanya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), tetapi juga memperkuat posisinya sebagai emiten alat kesehatan yang mengedepankan efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, dan keberlanjutan jangka panjang.
"Sebagai produsen alat kesehatan, kami percaya kesehatan manusia dan keseimbangan alam harus berjalan beriringan," ujar Leonard
"Melalui instalasi PLTS Atap, kami mengambil langkah strategis untuk mengurangi jejak karbon dari kegiatan operasional, memperkuat praktik manufaktur yang berkelanjutan, dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," sambungnya.
Trending Now