Konten Media Partner
Pertama Kali, Unusa Berikan Beasiswa KIPK untuk Mahasiswa Fakultas Kedokteran
9 September 2025 7:40 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Pertama Kali, Unusa Berikan Beasiswa KIPK untuk Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Tahun ini untuk pertama kalinya, Unusa memiliki 5 kuota KIP-K untuk Fakultas Kedokteran. #publisherstory #beritaanaksurabayaBASRA (Berita Anak Surabaya)

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) berkomitmen menjadi perguruan tinggi yang bermanfaat bagi masyarakat dan terbuka bagi siapa pun yang ingin menempuh pendidikan tinggi. Dalam mendukung hal ini Unusa memiliki beberapa jalur pendaftaran, dan salah satunya merupakan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Program beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Republik Indonesia kepada generasi muda yang memerlukan dukungan biaya pendidikan.
Rektor Unusa Prof. Ir. Achmad Jazidie pernah menyebutkan jika kuota KIP-K setiap perguruan tinggi tidak sama, dan ditentukan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Tahun ini untuk pertama kalinya, Unusa memiliki 5 kuota KIP-K untuk Fakultas Kedokteran.
"Menjadi kebanggaan bagi Unusa bisa memfasilitasi para penerima KIP-K untuk belajar Kedokteran, yang mana kita ketahui memerlukan biaya yang tidak sedikit," ujar Prof Jazidie saat ditemui Basra usai pengukuhan mahasiswa baru (Maba) Unusa, (8/9).
"Ini yang pertama kali di Unusa, dan mungkin juga tidak banyak perguruan tinggi swasta yang mampu memberikan kesempatan penerima KIPK di fakultas kedokterannya,β sambungnya.
Prof Jazidie menyampaikan jumlah total mahasiswa baru Unusa tahun akademik 2025 mencapai sekitar 4.875 orang.
Dari jumlah tersebut, sekitar 3.000 merupakan mahasiswa Program Profesi Guru (PPG), sedangkan 1.875 lainnya mahasiswa non-PPG, termasuk ratusan penerima beasiswa KIPK.
βAlhamdulillah jumlah ini dibandingkan tahun sebelumnya meningkat signifikan. Kalau tahun lalu sekitar 1.400 mahasiswa non-PPG, tahun ini mencapai 1.800 lebih. Ini sangat menggembirakan,β ujarnya.
Prof. Jazidie menegaskan, peningkatan jumlah mahasiswa baru menjadi bukti kepercayaan masyarakat kepada Unusa.
βKami sangat bersyukur dengan capaian ini. Mudah-mudahan kepercayaan masyarakat dapat kami emban dengan baik, dalam arti kami bisa menjalankan fungsi perguruan tinggi dengan baik, mempersiapkan generasi rahmatan lil alamin bagi negara, bangsa, dan umat manusia,β simpulnya.
