Konten Media Partner

Setahun Persiapan,1.300 Perempuan Menari Gandrung Sewu di Pantai Boom Banyuwangi

27 Oktober 2025 11:31 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Setahun Persiapan,1.300 Perempuan Menari Gandrung Sewu di Pantai Boom Banyuwangi
Perhelatan akbar tari kolosal Gandrung Sewu 2025 sukses digelar Sabtu (25/10) di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur. #publisherstory
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Perhelatan akbar tari kolosal Gandrung Sewu 2025 sukses digelar Sabtu (25/10) di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur. Naskah dan foto : Dipta Wahyu / BASRA
zoom-in-whitePerbesar
Perhelatan akbar tari kolosal Gandrung Sewu 2025 sukses digelar Sabtu (25/10) di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur. Naskah dan foto : Dipta Wahyu / BASRA
Perhelatan akbar tari kolosal Gandrung Sewu 2025 sukses digelar Sabtu (25/10) di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur. Melibatkan 1.300 penari dari berbagai kota di Indonesia yang terdiri dari pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Kejuruan (SMK) sukses menghentakan lautan pasir “Bumi Blambangan”, sebutan lain Kota Banyuwangi.
Setahun Persiapan,1.300 Perempuan Menari Gandrung Sewu di Pantai Boom Banyuwangi (1)
zoom-in-whitePerbesar
Livia Umratul Munawaroh, siswi kelas 10 SMA 2 Kota Probolinggo, Jawa Timur mengutarakan kegembiraannya saat mengikuti gelaran pentas tarian kolosal tersebut untuk kali pertamanya.
”Persiapan saya 1 tahun untuk bisa ikut acara Gandrung, melalui audisi tingkat Kecamatan di masing-masing kota, jadi tidak semua yang peserta yang daftar lolos sampai tahap akhir, apalagi saya bukan berasal dari Banyuwangi, mempelajari gerakannya juga membutuhkan kosentrasi tinggi," ujarnya saat melakukan riasan sebelum tampil.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan orang tua wali dari masing-masing penari yang turut hadir menyaksikan putrinya tampil. Fania dan suaminya Mariono, warga Cluring Banyuwangi, yang mengantarkan Bunga Muksiana siswi SMP PGRI, turut bangga dengan capaian putrinya.
“Anak saya ini suka menari sejak kelas 4 SD, kami selalu hadir di setiap acara pentas tari yang ia ikuti. Dan saya bersama suami selalu meneteskan air mata saat melihat ia menari, khususnya acara Gandrung Sewu yang tidak mudah perjuangannya untuk lolos hingga tahap akhir,” ujarnya.
Pementasan Tarian Gandrung Sewu merupakan salah satu rujukan destinasi wisata yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2025 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Perihal tersebut ditinjau dari berbagai aspek yang dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi daerah tersebut. “Banyuwangi merupakan etalase budaya yang mencermikan kekompakan antara keindahan alam dan budaya masyarakat,” tutur Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandini Azwar Anas.
Acara yang berlansung sore hari tersebut dipadati ribuan penonton yang hadir dari berbagai kota di Indonesia, bahkan acara tersebut tidak luput dari pandangan wisatawan asing yang sangat antusias menyaksikannya. Dengan tema “Selendang Sang Gandrung” kegiatan ini diharapkan sebagai wujud konsistensi pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam melestarikan kesenian budaya tradisional. (Dipta Wahyu)
Trending Now