Konten Media Partner
Siswa SD di Surabaya Terjaring Sweeping Jam Malam
5 Juli 2025 6:33 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Konten Media Partner
Siswa SD di Surabaya Terjaring Sweeping Jam Malam
ZHR (10 tahun) siswa kelas 4 SD di Surabaya terjaring sweeping jam malam. #publisherstory #beritaanaksurabayaBASRA (Berita Anak Surabaya)

ZHR (10 tahun) siswa kelas 4 SD di Surabaya terjaring sweeping jam malam pada Kamis (3/7) malam lalu. Dia diamankan tim gabungan saat berjualan di sekitar kawasan Pandegiling di atas pukul 22.00 WIB.
โAnak ini ditemukan sedang berjualan di sekitar kawasan Pandegiling di atas jam 10 malam, ketika ada sweeping kemarin. Dia diamankan oleh Satpol PP Kota Surabaya dan kemudian dipulangkan kepada orang tuanya,โ terang Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Ida Widayati, Sabtu (5/7).
Ida melanjutkan, pihaknya pun memberikan pendampingan kepada ZHR dengan langsung mendatangi kediaman ZHR di kawasan Putat Jaya, Jumat (4/7).
Pendampingan yang dilakukan DP3A-PPKB tidak hanya berfokus pada anak, tetapi juga pada orang tua ZHR, yaitu ibunya Nofi Irawati. Ida mengungkapkan bahwa ZHR adalah salah satu dari delapan bersaudara, di mana sebagian di antaranya sudah berkeluarga dan tidak lagi tinggal bersama, serta ada yang terlibat kasus hukum.
โKami juga melakukan pendampingan pada ibunya untuk tidak lagi memberdayakan anaknya berjualan. Jadi dia (ibunya) yang harus mandiri secara ekonomi,โ tegas Ida.
Untuk mendukung kemandirian secara ekonomi, DP3A-PPKB menawarkan bantuan modal kepada Nofi Irawati jika ia berniat berjualan, agar tidak lagi menyuruh anaknya berjualan di malam hari.
Ida menambahkan bahwa pihak RT, RW, dan Satgas lingkungan akan turut mengawasi keluarga ZHR. Sehingga, diharapkan kejadian serupa tidak terulang kembali dan anak akan aman di rumah.
โKami juga mengatakan kepada ibunya apabila kejadian ini terulang, konsekuensinya adalah ibu akan diamankan dan anak akan diambil oleh negara,โ ujar Ida.
Pihaknya menegaskan bahwa pendampingan akan terus dilakukan untuk memastikan perubahan pada perilaku orang tua ZHR dan mencegah anak kembali berkeliaran di malam hari.
โKami awasi ibunya berubah apa tidak. Tetap menyuruh anaknya atau tidak, kalau masih terulang, tindakan langsung akan kami lakukan,โ tandasnya.
Sementara itu Lurah Putat Jaya Indah Pusparini menyatakan bahwa pihaknya akan bergotong royong dengan RT, RW, Kader Surabaya Hebat (KSH), dan Puskesmas untuk memantau ZHR.
โTerutama dari orang tua juga, hanya ibu yang juga mencari nafkah untuk anak-anaknya. Jadi kita gotong-royonglah untuk bisa memantau anak-anak ini supaya tidak keluar lagi dan berjualan lagi, akan dipantau terus,โ ucap Indah.
Ibu dari ZHR, Nofi Irawati mengakui bahwa anaknya memang sering keluar rumah dan terkadang mengamen atas kemauannya sendiri. Ia mengaku tidak mengetahui jika anaknya berjualan snack di kawasan Pandegiling hingga larut malam dan akhirnya diamankan Satpol PP.
โSaya tidak tahu ini terus diamankan Satpol PP itu,โ ujarnya.
Nofi juga menyatakan bahwa ia sudah mengetahui aturan jam malam untuk anak di bawah umur. Ia berjanji akan menjaga ZHR agar tidak lagi keluar rumah dan berjualan di malam hari.
โIya akan saya jaga, supaya tidak keluar malam lagi,โ tandasnya.
