Konten Media Partner

Tumbler Jadi Barang yang Sering Tertinggal di Area Stasiun Daop 8 Surabaya

29 November 2025 9:10 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Tumbler Jadi Barang yang Sering Tertinggal di Area Stasiun Daop 8 Surabaya
"Tumbler menjadi salah satu barang yang paling sering tertinggal di area stasiun maupun kereta," ungkapnya. #publisherstory #beritaanaksurabaya
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Tumbler atau botol minum menjadi barang milik penumpang yang paling sering tertinggal di area kereta dan stasiun Daop 8 Surabaya. Foto: Humas Daop 8 Surabaya
zoom-in-whitePerbesar
Tumbler atau botol minum menjadi barang milik penumpang yang paling sering tertinggal di area kereta dan stasiun Daop 8 Surabaya. Foto: Humas Daop 8 Surabaya
Hilangnya tumbler atau botol minum milik seorang penumpang KRL Commuter Line membuat publik heboh. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan penumpang terhadap barang bawaan pribadi.
"Sesuai ketentuan, kehilangan atau kerusakan barang menjadi tanggung jawab penumpang sehingga tidak terdapat dasar pengajuan ganti rugi kepada KAI apabila terjadi kehilangan," ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif, Sabtu (29/11).
Luqman melanjutkan, untuk memberikan dukungan optimal, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan layanan Lost and Found di setiap stasiun. Petugas akan mencatat, menyimpan, dan mengamankan barang temuan hingga diambil kembali oleh pemiliknya. Barang temuan dapat diambil melalui Pos Pengamanan Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Malang.
"Tumbler menjadi salah satu barang yang paling sering tertinggal di area stasiun maupun kereta," ungkapnya.
Luqman menjelaskan, sepanjang Januari hingga Oktober 2025, layanan Lost and Found Daop 8 mencatat 197 tumbler ditemukan. Dari jumlah tersebut, 24 tumbler telah diambil kembali, sementara 173 tumbler masih tersimpan aman menunggu pemiliknya. Data ini menunjukkan perlunya edukasi berkelanjutan agar penumpang selalu memastikan kelengkapan barang bawaan sebelum meninggalkan kereta maupun stasiun.
KAI menerapkan mekanisme penanganan barang hilang yang terstruktur dan mudah diakses penumpang:
1. Penumpang melaporkan kehilangan kepada petugas stasiun.
2. Petugas melakukan pengecekan daftar barang temuan di layanan Lost and Found.
3. Jika barang sesuai ditemukan, penumpang dapat mengambilnya dengan menunjukkan identitas dan bukti kepemilikan.
โ€œKami mengajak seluruh penumpang untuk membawa tumbler pribadi karena fasilitas Water Station sudah tersedia di stasiun-stasiun keberangkatan. Langkah kecil ini tidak hanya lebih sehat, tetapi juga berkontribusi besar dalam mengurangi sampah plastik," tutur Luqman.
"Kami juga mengimbau penumpang untuk selalu menjaga barang bawaannya. Jika ada barang yang tertinggal, segera laporkan kepada petugas karena KAI memiliki prosedur resmi melalui layanan Lost and Found,โ€ sambungnya.
Trending Now