Konten Media Partner

Viral Toilet Umum Taman di Surabaya Jadi Tempat Tinggal Warga

2 Juli 2025 17:02 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Viral Toilet Umum Taman di Surabaya Jadi Tempat Tinggal Warga
Viral sebuah video di media sosial yang memperlihatkan toilet umum di salah satu taman di Surabaya beralih fungsi menjadi tempat tinggal. #publisherstory #beritaanaksurabaya
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Petugas Satpol PP Surabaya membersihkan perabot milik warga yang tersimpan di toilet umum Taman Lumumba. Foto: Diskominfo Surabaya
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Satpol PP Surabaya membersihkan perabot milik warga yang tersimpan di toilet umum Taman Lumumba. Foto: Diskominfo Surabaya
Viral sebuah video di media sosial yang memperlihatkan toilet umum di salah satu taman di Surabaya beralih fungsi menjadi tempat tinggal. Dalam video yang beredar, tampak seseorang hendak menggunakan toilet, namun ruangan tersebut justru dipenuhi perabotan rumah tangga.
Taman tersebut diketahui adalah Taman Lumumba yang terletak di dekat Pintu Air Jagir. Toilet bercat hijau berukuran 4x3 dijaga oleh dua perempuan, Tumini (47) dan ibunya.
Tumini menceritakan, bahwa ia hanya meneruskan pekerjaan suaminya yang sudah dilakoni sejak 2010.
Tumini mengakui bahwa sebenarnya toilet tersebut tidak boleh menjadi tempat tinggal. Sehingga dia menjaga dari subuh hingga pukul 22.00 WIB.
Kemudian, untuk menambah pendapatan, 5 tahun lalu Tumini membuka warung sederhana yang satu atap dengan toilet. Kompor dan perabotan lainnya disediakan di toilet tersebut.
โ€œYa jual kopi, minuman gitu. Karena dulu itu ramai banget 24 jam. Orang duduk, pacaran di taman. Tapi sekarang sepi banget,โ€ tuturnya, Rabu (2/7).
Menanggapi informasi yang viral tersebut, Satpol PP Kota Surabaya bersama perangkat wilayah setempat segera mendatangi lokasi untuk pengawasan dan pengecekan.
Camat Wonokromo Maria Agustin Yuristina menyampaikan terima kasih atas video yang beredar di media sosial. Menurutnya, video tersebut membantu pihaknya mengambil tindakan preventif dengan cepat.
"Kami sangat berterima kasih melalui berita media sosial itu. Selanjutnya kami lakukan pendekatan kepada penghuni ponten yang kebetulan menyewakan sebagai ponten umum. Beliau sudah menempati ponten ini sekitar 15 tahun, sejak 2010. Beliau bersikap kooperatif dan sadar bahwa ini adalah fasilitas umum yang harus dikosongkan," kata Maria.
Maria menjelaskan, terkait barang-barang di dalam toilet, pihaknya bersama Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya telah memindahkan perabotan rumah tangga tersebut ke rumah tinggal penghuni yang terletak di wilayah Kecamatan Wonokromo.
"Mulai semalam, dibantu teman-teman Satpol PP, kami mengosongkan bangunan, sehingga pagi ini sudah kosong. Untuk bangunannya, kami kembalikan kepada pemilik yang dulu melakukan inisiasi pembangunan dan akan segera kami selesaikan sesuai ketentuan," terangnya.
Maria juga menambahkan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan agar penghuni toilet tersebut bisa lebih produktif.
"Semalam kami melakukan pendekatan dan menjangkau serta mencari upaya apa yang dapat kami lakukan untuk mendukung ekonomi keluarganya. Pihak yang bersangkutan menyampaikan akan berpikir dulu untuk memulai usaha berjualan, kami akan mendukung hal itu," tuturnya.
Lebih lanjut, menanggapi video yang beredar, Maria menegaskan bahwa informasi dari masyarakat sangat diperlukan jika menemukan hal serupa di wilayah Kota Surabaya.
"Sebagai masyarakat Surabaya, mari kita bersama menjaga keindahan dan menaati peraturan yang ada di Kota Surabaya ini. Jadi, jika ada masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas serupa atau aktivitas negatif lainnya, dapat menghubungi perangkat wilayah setempat, baik kecamatan maupun kelurahan, maka akan segera kami tindak lanjuti," tegasnya.
Sementara itu Kasitrantib Kecamatan Wonokromo Andi Arvianto menyatakan bahwa setelah pemindahan barang dan pembersihan toilet, pihaknya bersama perangkat wilayah setempat akan rutin melakukan pengawasan di lokasi tersebut.
"Untuk itu, kami dari Satpol PP akan secara rutin melakukan patroli di wilayah ini. Upaya ini kami lakukan untuk mencegah agar toilet umum ini tidak beralih fungsi lagi," tukasnya.
Trending Now