Konten Media Partner

Wisata Offroad Hutan Cemara Pakal Surabaya Resmi Dibuka, Segini Harga Tiketnya

23 Juni 2025 17:02 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Wisata Offroad Hutan Cemara Pakal Surabaya Resmi Dibuka, Segini Harga Tiketnya
Destinasi wisata baru Kota Surabaya, yakni Offroad Hutan Cemara, Taman Hutan Raya (Tahura), Pakal resmi dibuka untuk umum. #publisherstory #beritaanaksurabaya
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Wisata Offroad Hutan Cemara Pakal Surabaya. Foto: Diskominfo Surabaya
zoom-in-whitePerbesar
Wisata Offroad Hutan Cemara Pakal Surabaya. Foto: Diskominfo Surabaya
Destinasi wisata baru Kota Surabaya, yakni Offroad Hutan Cemara, Taman Hutan Raya (Tahura), Pakal resmi dibuka untuk umum.
"Untuk seluruh warga Surabaya juga seluruh wisatawan yang akan datang ke Kota Pahlawan jangan lupa offroad di Hutan Cemara, Pakal, pasti ketagihan,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Senin (23/6).
Menurutnya, sensasi offroad ini bisa dicoba oleh semua kalangan karena didukung fasilitas yang lengkap. Bagi pemula yang ingin mencoba mengemudikan mobil sendiri, disediakan pendampingan dari anggota komunitas Indonesia Offroad Federation (IOF).
Selain pengalaman offroad yang menegangkan, pengunjung juga disuguhi fasilitas pendukung yang nyaman. Di antaranya area ganti baju yang bersih, kamar mandi, serta perlindungan asuransi untuk setiap aktivitas offroad. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi pengunjung dalam menikmati petualangan.
β€œAda offroad itu sudah berbayar itu termasuk dengan ketika dia selesai offroad maka dia langsung makan di tempat yang sudah kita sediakan. Ada tempatnya, nanti juga bisa bakar-bakar ikan," jelas Eri.
Eri juga menegaskan bahwa pengembangan wisata ini adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya komunitas.
"Surabaya itu dibangun bukan oleh pemerintahnya. Tapi Surabaya itu dibangun oleh masyarakatnya juga, salah satunya adalah komunitas," tegasnya.
Pengelolaan wisata offroad ini sepenuhnya dipercayakan kepada komunitas IOF Pengcab Surabaya bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya.
β€œKalau komunitas yang pegang, maka akan jauh lebih inovatif dan lebih bagus dalam pengembangannya,” imbuhnya.
Ia berharap wisata offroad Hutan Cemara Pakal dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang ingin merasakan nuansa berbeda saat berkunjung ke Surabaya.
β€œJadi di Surabaya ini tidak hanya wisata Mal, tapi juga ada wisata menarik lainnya seperti offroad yang bisa dicoba. Ini semakin membuktikan bahwa Surabaya dibangun bukan oleh pemerintah, tapi kolaborasi dengan masyarakat terutama komunitasnya,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala DKPP Kota Surabaya, Antiek Sugiharti menjelaskan bahwa wisata offroad ini mulai beroperasi pada minggu depan. Dibuka dari pukul 08.00 WIB hingga sore hari dengan tiga sesi trip.
β€œJadi wisata ini hanya dibuka pada hari Sabtu, Minggu, dan hari-hari libur nasional,” terangnya.
Pendaftaran pengunjung dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi di dkpp.surabaya.go.id/offroadhutancemarapakal. Harga paket bervariasi, mulai dari Rp 120.000 untuk pengunjung dengan mobil pribadi (setelah verifikasi dari IOF) hingga Rp 235.000 untuk penggunaan mobil yang disediakan oleh pengelola.
β€œKalau pengunjung ingin membawa mobil sendiri diberbolehkan, tetapi nanti akan ada verifikasi dari IOF terlebih dahulu untuk kelayakannya,” ujarnya.
Antiek menambahkan bahwa pengunjung memiliki dua pilihan jalur. Pertama adalah jalur "Fun" untuk pengalaman yang lebih santai dan kedua merupakan jalur "Adventure" yang menawarkan tantangan lebih bagi pecinta adrenalin.
β€œKami menyiapkan dua alternatif jalur yang dapat dipilih. Mungkin untuk yang membawa keluarga bisa melewati jalur yang fun dan santai, kalau ingin lebih menantang bisa menggunakan jalur adventure,” jelasnya.
Di luar wisata offroad, pengunjung juga dapat menikmati Tahura Pakal secara mandiri, termasuk menjelajahi keindahan hutan, mencicipi kuliner lokal dan berkemah. Biaya masuk kawasan Tahura Pakal hanya Rp 5.000 per orang.
Ketua IOF Pengcab Surabaya, Sutopo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemkot Surabaya.
"Selama ini kita belum punya tempat, hanya punya wadah tapi tidak punya tempat. Dengan ini kami memiliki tempat untuk dikembangkan,” kata Sutopo.
Ia juga menekankan bahwa seluruh kendaraan yang digunakan telah memenuhi standar regulasi IOF. Selain itu, pengelolaan wisata ini juga telah bekerja sama dengan pihak asuransi.
β€œDalam hal ini kita di-backup oleh Jasa Raharja Putera Surabaya. Sehingga masyarakat atau pengunjung yang ingin mencoba tidak perlu khawatir karena sudah terlindungi asuransi,” tandasnya.
Trending Now