Konten Media Partner

Bupati Takziah ke Rumah Duka Mahasiswa Bojonegoro yang Meninggal saat KKN

4 Juli 2025 9:43 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Bupati Takziah ke Rumah Duka Mahasiswa Bojonegoro yang Meninggal saat KKN
Kunjungan tersebut diiringi sambutan hangat dan penuh kasih, sebagai bentuk dukungan dan doa bagi keluarga yang ditinggalkan. #publisherstory #beritabojonegoro
Berita Bojonegoro
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama istri Cantika Wahono, saat takziah di kediaman orang tua Almarhum Bagus Adi Prayogo. Kamis sore (03/07/2025) (Aset: Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama istri Cantika Wahono, saat takziah di kediaman orang tua Almarhum Bagus Adi Prayogo. Kamis sore (03/07/2025) (Aset: Istimewa)
Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama istri Cantika Wahono, pada Kamis sore (03/07/2025), menyempatkan diri untuk takziah (melayat) ke kediaman orang tua Almarhum Bagus Adi Prayogo, di Desa Butoh, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Bagus Adi Prayogo, adalah mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM yang meninggal dunia saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Program Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku.
Kunjungan tersebut diiringi sambutan hangat dan penuh kasih, sebagai bentuk dukungan dan doa bagi keluarga yang ditinggalkan.
โ€œSemoga keluarga yang ditinggalkan tetap diberikan ketabahan dan kekuatan, serta semoga almarhum diberikan tempat di sisi-Nya,โ€ tutur Bupati Setyo Wahono.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama istri Cantika Wahono, saat takziah di kediaman orang tua Almarhum Bagus Adi Prayogo. Kamis sore (03/07/2025) (Aset: Istimewa)
Saat kunjungan tersebut, di halaman rumah kayu berlantaikan tanah, deretan karangan bunga dari berbagai tokoh dan civitas akademika Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menghiasi suasana duka bagi Ibu Santi dan Bapak Lasman.
Mereka berduka atas kehilangan putra tercinta, almarhum Bagus Adi Prayogo, mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM yang meninggal dunia saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Program Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku.
Bagus, merupakan putra asli Desa Butoh, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, meninggal dunia saat bersama enam rekannya mengambil pasir di Pulau Wahru untuk program revitalisasi terumbu karang. Insiden tragis saat perjalanan pulang, gelombang pasang dan angin kencang menghantam perahu longboat yang mereka tumpangi, menyebabkan perahu terbalik di perairan Debut, Kabupaten Maluku Tenggara, pada hari Senin (01/07/2025).
Jenazah Bagus Adi Prayogo dipulangkan dan tiba di rumah duka di Desa Butoh pada Kamis (03/07/2025), sekitar pukul 00.30 WIB. Ayahnya, Lasman, yang sehari-hari sebagai petani dan pedagang kelontong, merasa kehilangan yang mendalam atas putra tercinta. Jenazah almarhum langsung dimakamkan pada pagi hari itu juga di pemakaman desa setempat.
turut hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi. Selain itu, teman-teman seangkatan dari Fakultas Kehutanan UGM juga hadir secara silih berganti untuk memberikan dukungan kepada keluarga almarhum di rumah duka.
Semua yang hadir dalam momen tersebut merasakan betapa besarnya kehilangan bagi keluarga serta betapa pentingnya solidaritas dan dukungan sosial dalam masa-masa sulit seperti ini.
Baca: Mahasiswa UGM asal Ngasem, Bojonegoro Meninggal saat KKN di Maluku Tenggara
Seorang mahasiswa Program Sarjana Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur bernama Bagus Adi Prayogo, dilaporkan meninggal saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Program Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku. Senin (01/07/2025).
Sebelumnya, Bagus Adi Prayogo bersama enam orang temannya sedang mengambil pasir di Pulau Wahru, untuk program revitalisasi terumbu karang, namun saat perjalanan kembali, karena gelombang pasang dan angin kencang, perahu yang ditumpangi terbalik di Perairan Debut, Kabupaten Maluku Tenggara.
Dalam insiden tersebut, dua mahasiswa dilaporkan meninggal, masing-masing Septian Eka Rahmadi (21), mahasiswa Teknologi Informasi, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik UGM asal Sumbawa Besar, dan Bagus Adi Prayogo (21) mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM asal Kabupaten Bojonegoro.
Sementara lima orang temannya berhasil diselamatkan, masing-masing Muhammad Arva Sagara (21), Ridwan Rahadian (21), Afifudin Baliya (24), Daeren Sakti Hermanu (21), dan Pratista Halimawan (22).
Bagus Adi Prayogo merupakan anak pertama dari pasangan Lasman dan Santi, warga Desa Butoh RT 009 RW 002, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan dalam kondisi meninggal pada Selasa malam pukul 23.00 WIT setelah sebelumnya dinyatakan hilang dalam kecelakaan tersebut. (red/imm)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Story ini telah di-publish di: https://beritabojonegoro.com
Trending Now