Konten Media Partner
Gubernur Ahmad Luthfi Buka Pameran Produk Inovasi Jateng 2025 di Blora
27 September 2025 10:51 WIB
·
waktu baca 4 menit
Konten Media Partner
Gubernur Ahmad Luthfi Buka Pameran Produk Inovasi Jateng 2025 di Blora
Pemeran ini memicu munculnya produk-produk inovatif yang dihasilkan oleh masyarakat, mulai dari makanan, teknologi, hasil perkebunan, dan lainnya. #beritablora #beritabojonegoro #publisherstoryBerita Bojonegoro

Blora – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara resmi membuka Gelaran Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah 2025 di Lapangan Kridosono, Kabupaten Blora, Jumat (26/09/2025). Ajang yang berlangsung 26 hingga 28 September 2025 ini menghadirkan ribuan hasil riset dan karya inovasi dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Pameran yang mengusung tema “Sesarengan Blora Berinovasi, Bangkitkan Asa Untuk Membangun Jawa Tengah” ini juga dihadiri Bupati/Walikota se-Jawa Tengah. Pada acara ini, Pemprov Jateng juga menampilkan sejumlah program inovatif yang telah berjalan, antara lain Kecamatan Berdaya, Kartu Zilenial Jateng, serta inovasi desa berbasis teknologi seperti Fast Pyrolisis Gen 5 di Wonosobo yang mengubah sampah plastik menjadi energi terbarukan.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa kegiatan ini memicu munculnya produk-produk inovatif yang dihasilkan oleh masyarakat, mulai dari makanan, teknologi, hasil perkebunan, dan lainnya. “Harapannya akan menjadi terobosan dalam menciptakan ekonomi baru, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing daerah,” ujarnya.
Sebab, melalui ajang ini juga memberikan kesempatan untuk pelaku UMKM untuk memamerkan produk-produknya. Menurut Luthfi, pemerintah berkewajiban mendorong UMKM agar naik kelas. “UMKM harus naik kelas, dari mikro menjadi kecil, dari kecil menjadi menengah hingga nasional. Dengan inovasi dan dukungan kebijakan, UMKM akan menjadi kekuatan utama perekonomian Jawa Tengah,” tutur Luthfi.
Ketika ekonomi kreatif berkembang, lanjut dia, Jawa Tengah akan semakin kuat sebagai provinsi yang mengembangkan ekonomi kreatif, sekaligus mampu menciptakan lapangan kerja baru. “Saya percaya Jawa Tengah akan terus berkembang. Terbukti pertumbuhan ekonomi kita sudah mencapai 5,48 persen, lebih tinggi dari nasional. Kita harus terus bergerak maju,” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman, mengapresiasi atas berbagai bentuk perhatian dan dukungan nyata kepada Kabupaten Blora selama ini, terutama atas Preservasi Ruas Jalan Todanan-Ngawen, yang sangat penting dalam memperlancar mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di kawasan barat Kabupaten Blora.
“Kabupaten Blora dipercaya menjadi tuan rumah Pameran Produk Inovasi Jawa Tengah 2025. Hal yang membuat kami bangga sekaligus bersemangat dan terus berkomitmen untuk menjadi tuan rumah yang ramah, hangat, dan menghadirkan pengalaman terbaik bagi semua yang hadir,” ucapnya.
Bupati yakin dukungan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten, yang harus terus kita pelihara dan tingkatkan ke depannya. “PPI 2025 bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga wahana untuk meneguhkan komitmen inovasi di Jawa Tengah. Selain tujuan utama memperkuat ekosistem inovasi,” imbuhnya.
Melalui momentum PPI 2025 ini, kami berharap sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Blora dengan kabupaten/kota lain dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah semakin kuat, terutama dalam mendorong pengembangan potensi lokal dan peningkatan daya saing daerah.
“Adanya dukungan lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Blora, baik infrastruktur jalan, irigasi, maupun fasilitas pelayanan dasar lainnya, yang menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
Bupati juga mengajak semua untuk menjadikan momentum ini sebagai tonggak kebersamaan untuk menghadirkan layanan, karya, dan inovasi terbaik dari Jawa Tengah untuk Indonesia.
Dalam acara ini juga secara khusus akan menampilkan enam klaster unggulan, yaitu: Klaster Dekranasda, menampilkan batik, kerajinan akar jati, anyaman bambu, dan karya kriya lokal; Klaster Pertanian Unggulan, dengan produk GESEKU, buah lokal, alsintan modern, hingga hidroponik; Klaster UMKM Naik Kelas, menampilkan olahan pangan, kuliner khas, serta produk kreatif masyarakat; Klaster Pariwisata, menggambarkan kekayaan alam, budaya, dan destinasi wisata Blora; Klaster Ekonomi Kreatif, berisi fashion, kriya, musik, desain, film, hingga fotografi; Klaster Pelayanan Publik, sebagai cermin transformasi layanan pemerintah daerah menuju pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan inovatif.
Tak hanya itu, pada program istimewa “Nine on One-Sembilan Pesona dalam Satu Perhelatan Akbar”, mulai dari Blora GAS, Fashion Show, Festival Barongan, Show Talenta Kakang Mbakyu, Parade Andong Hias, Kethoprak Humor, CFD Spektakuler, Festival Belanja QRIS 1 Rupiah, hingga Malam Puncak Blora Award 2025.(red/toh)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Story ini pernah publish di beritabojonegoro.com
