Konten Media Partner

Olimpiade Matematika di Bojonegoro Ricuh, Polisi: Panitia Bertanggung Jawab

7 Desember 2025 16:02 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Olimpiade Matematika di Bojonegoro Ricuh, Polisi: Panitia Bertanggung Jawab
Sumber dari kepolisian menyebutkan bahwa Ketua Panitia Penyelenggara bertanggung jawab untuk mengembalikan uang pendaftaran para peserta. #publisherstory #beritabojonegoro
Berita Bojonegoro
Wakil Bupati Bojonegoro bersama Kapolsek Bojonegoro Kota, saat minta keterangan pada Ketua Panitia Olimpiade Matematika yang sempat ricuh. Minggu (07/12/2025). (Aset: Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Bupati Bojonegoro bersama Kapolsek Bojonegoro Kota, saat minta keterangan pada Ketua Panitia Olimpiade Matematika yang sempat ricuh. Minggu (07/12/2025). (Aset: Istimewa)
Bojonegoro - Diberitakan sebelumnya, Olimpiade Matematika tingkat Sekolah Dasar (SD) di Gedung Serbaguna Bojonegoro, Jawa Timur, ricuh. Minggu pagi (07/12/2025).
Guna menghindar hal-hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian Polsek Bojonegoro Kota menghentikan kegiatan tersebut dan mengamankan panitia penyelenggara untuk diminta keterangan.
Sumber dari kepolisian menyebutkan bahwa Ketua Panitia Penyelenggara bertanggung jawab untuk mengembalikan uang pendaftaran dari para peserta.
Kapolsek Bojonegoro Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Agus Elfauzi SSos MM menjelaskan bahwa saat terjadinya kericuhan tersebut petugas langsung menghentikan kegiatan tersebut dan sesi selanjutnya tidak dilanjutkan.
Selanjutnya panitia penyelenggara dibawa ke Polsek Bojonegoro Kota untuk dimintai keterangan.
β€œSudah kita mintai keterangan di Polsek Bojonegoro Kota ,” tutur Kapolsek AKP Agus Elfauzi.
Kapolsek menjelaskan bahwa usai kejadian tersebut para peserta mengajukan tuntutan dan meminta panitia bertanggung jawab atas pembatalan kegiatan tersebut.
β€œMasyarakat kan intinya minta ganti rugi. Acara batal tidak apa-apa tapi uang pendaftaran dikembalikan.” tutur Kapolsek.
Terkait adanya tuntutan para peserta tersebut, selanjutnya Kapolsek berkomunikasi dengan panitia penyelenggara dan Ketua Panitia bertanggung jawab untuk mengembalikan uang pendaftaran peserta.
β€œKita jembatani antara panitia dan peserta dan kita sudah berkomunikasi, Ketua Panitia mau bertanggung jawab, nanti didata dan yang tidak melaksanakan, (uang pendaftarannya) akan dikembalikan lewat lembaga sekolah. Tadi sudah ada pernyataan begitu,” tutur AKP Agus Elfauzi.
Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, kepada awak media mengaku akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan pihak kepolisian, guna mengetahui penyebab Olimpiade Matematika yang sempat ricuh tersebut.
β€œMohon maaf belum bisa kasih keterangan karena belum dapat informasi secara rinci,” tutur Wakil Bupati Nurul Azizah.
Untuk diketahui, Olimpiade Matematika tingkat Sekolah Dasar (SD) yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna di Kelurahan Ledokwetan, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ricuh. Minggu pagi (07/12/2025).
Kericuhan tersebut dipicu kepanikan peserta yang jumlahnya ribuan keluar bersamaan melalui pintu utama gedung.
Kepanikan bertambah saat anak-anak mulai menangis karena tak kunjung bertemu dengan orang tua atau keluarga mereka.
Dari data yang dihimpun, panitia penyelenggara kegiatan tersebut tidak meminta izin atau melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro.
Saat ini, pihak panitia penyelenggara telah dibawa ke Polsek Bojonegoro Kota untuk diminta keterangan dan Ketua Panitia Penyelenggara bertanggung jawab untuk mengembalikan uang pendaftaran peserta. (red/imm)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Story ini telah di-publish di: https://beritabojonegoro.com
Trending Now