Konten Media Partner
Seorang Calon Jemaah Haji asal Bojonegoro Meninggal di Arab Saudi
22 Mei 2025 15:48 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Seorang Calon Jemaah Haji asal Bojonegoro Meninggal di Arab Saudi
Calon jemaah haji yang meninggal bernama Masiah (65), asal Desa Purwoasri, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro. Meninggal Rabu (21/05/2025) pukul 22.16 waktu Arab Saudi. #publisherstory #beritabojonegoroBerita Bojonegoro

Bojonegoro - Salah satu calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dikabarkan meninggal dunia.
Calon jemaah haji yang meninggal tersebut atas nama Masiah (65), asal Desa Purwoasri, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Meninggal pada Rabu (21/05/2025) sekitar pukul 22.16 waktu Arab Saudi.
Almarhumah Masiah, merupakan CJH asal Bojonegoro tahun 2025 yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 64 Embarkasi Juanda Surabaya, dan berangkat ke tanah suci pada Selasa (20/05/2025).
Dari data yang dihimpun, kronologi meninggalnya almarhum bermula saat pesawat yang ditumpanginya landing di Bandara Jeddah. Rabu malam (21/05/2025).
Saat turun dari pesawat, tiba tiba almarhumah jatuh dan tak sadarkan diri sehingga segera diberikan pertolongan pertama. Selanjutnya almarhumah dilarikan ke klinik terdekat, namun setelah mendapatkan perawatan di klinik, almarhumah dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (Kasi PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, M Abdulloh Hafidz, dikonfirmasi awak media ini melalui telepon selulernya membenarkan kejadian tersebut.
โAlmarhumah meninggal pada Rabu (21/05/2025) sekitar pukul 22.16 waktu Arab Saudi.โ tutur Abdulloh Hafidz. Kamis (22/05/2025).
Saat ditanya terkait dugaan penyebab almarhumah meninggal dunia, M Abdulloh Hafidz menjelaskan almarhumah sebelumnya memang sedang sakit, namun masih bisa beraktivitas.
โYa (sebelumnya) memang sakit. Kalau usianya masih 65 tahun. Pas waktu itu mungkin kecapekan dan kambuh sehingga waktu turun dari pesawat tiba-tiba jatuh,โ tutur Abdulloh Hafidz.
Abdulloh Hafidz menambahkan bahwa setelah jatuh, almarhumah segera diberikan pertolongan pertama oleh tim medis, kemudian dari Bandara Jeddah dibawa ke klinik menggunakan ambulans. Dan sesampai di klinik dilakukan pertolongan dengan peralatan yang tersedia di sana, namun tetap tidak bisa tertolong.
โAkhirnya pada pukul 22.16 waktu setempat, (almarhumah) dinyatakan meninggal dunia. Jadi awalnya dari saat landing di Bandara Jeddah,โ tutur Abdulloh Hafidz.
Atas kejadian tersebut jajaran Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhumah dan memastikan seluruh proses penanganan jenazah mengikuti prosedur yang berlaku.
โSemoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT dan diampuni segala dosa-dosanya. Bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,โ kata Abdulloh Hafidz
Sekadar diketahui, sebanyak 1.674 jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro yang terbagi dalam lima kloter yakni 64, 65, 66, 67, dan kloter 68 telah diberangkatkan dari Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro pada Senin dan Selasa, tanggal 19 dan 20 Mei 2025. Dan rencananya jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro akan kembali ke tanah air pada tanggal 1 Juli 2025. (red/imm)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Story ini telah di-publish di: https://beritabojonegoro.com
