Konten Media Partner

Melihat Budidaya Ikan Koi Seorang Guru SD di Kabupaten Kuningan

16 Januari 2022 20:05 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Melihat Budidaya Ikan Koi Seorang Guru SD di Kabupaten Kuningan
Seorang Guru SD di Kabupaten Kuningan, Jabar, menggeluti budidaya koi sejak tahun 2018 dan kini sudah memiliki 14 kolam untuk bibit dan pembesaran ikan koi. #publisherstory
ciremaitoday
Seorang Guru SD di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mulai menggeluti budidaya ikan koi sejak tahun 2018. (Andri)
zoom-in-whitePerbesar
Seorang Guru SD di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mulai menggeluti budidaya ikan koi sejak tahun 2018. (Andri)
Ciremaitoday.com, Kuningan – Budidaya ikan hias jenis koi kini makin digeluti banyak orang khususnya di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Hanya saja, proses budidaya ikan koi tak semudah dengan budidaya ikan konsumsi.
Selain butuh perawatan ekstra terhadap calon indukan, kondisi air juga sangat mempengaruhi kehidupan ikan koi. Sebab tak sedikit orang saat memelihara ikan koi menemui kegagalan.
Mulai dari kegagalan telur yang menetas, pertumbuhan bibit ikan yang lambat hingga kematian pada ikan-ikan koi. Karena itu perawatan koi membutuhkan keuletan, kesabaran dan pengalaman sebagai guru lapangan.
Sejumlah kegagalan saat memelihara ikan koi juga dialami Diding, warga Desa Cikadu, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan. Diding mulai tertarik memelihara ikan koi sejak tahun 2018.
Seorang Guru SD di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mulai menggeluti budidaya ikan koi sejak tahun 2018. (Andri)
Saat mengawali memelihara koi, Diding mengaku banyak menemui kegagalan. Salah satu yang paling menyedihkan adalah kematian terhadap ikan-ikan koi peliharaan.
Jumlahnya pun tak sedikit, totalnya bisa sampai ratusan ekor ikan koi. Mulai dari yang berukuran kecil hingga besar, termasuk indukan dari Blitar dan koi bersertifikat impor.
Selama hampir setahun berjalan yakni memasuki tahun 2019, jumlah kematian peliharaan ikan koi mulai berkurang. Kemudian di tahun 2020 mulai ada kemajuan dengan keberhasilan dalam budidaya ikan koi.
“Alhamdulillah sekarang mulai terlihat ada perkembangan. Memang pengalaman itu berharga, kita lebih bisa mengetahui bagaimana cara untuk memelihara ikan koi supaya menekan angka kematian ikan,” kata Diding yang juga Guru SDN Tugumulya, Kuningan, Minggu (16/1/2022).
Dia menyebut, beberapa ikan koi yang dipelihara merupakan jenis koi yang memiliki sertifikat impor. Hal itu dibuktikan dengan lembaran sertifikat bertuliskan huruf Jepang.
Seorang Guru SD di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mulai menggeluti budidaya ikan koi sejak tahun 2018. (Andri)
“Ada beberapa yang memang memiliki sertifikat impor, tapi yang lokal dari Blitar juga ada. Kita pilih indukan itu ukuran diatas 50 sentimeter, agar nanti bibitnya juga bisa besar seperti induknya,” ujarnya.
Dia menjelaskan, kedalaman kolam yang dipakai untuk pembesaran ikan sedalam 3,5 meter. Sedangkan air kolam mengalir langsung dari sumber mata air, sehingga setiap hari airnya selalu berganti.
“Kemudian untuk pembuangan air kita buat di bawah, karena biasanya kebanyakan itu kan diatas. Jadi ada pipa yang kita lubangi dibawah, agar kotoran ikan juga ikut terbuang,” ucapnya.
Ketika awal memelihara koi, lanjutnya, banyak ikan-ikan koi yang mati khususnya saat musim penghujan. Namun sekarang, meski hujan sering turun namun jumlah kematian ikan koi nyaris tidak ada.
“Kalau dulu awal-awal iya banyak yang mati, kalau saat musim hujan biasanya pancaroba. Tapi untuk sekarang sudah membaik, tidak seperti dulu,” katanya.
Sejak 3 tahun berjalan, Ia kini sudah memiliki 12 kolam dalam pemeliharaan ikan koi. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu setiap ekor. Adapula dengan harga jutaan, karena tergantung dari pola dan kualitas koi itu sendiri.
“Jadi harga tergantung motif dan kualitas, apalagi kalau indukan itu impor. Jadi harganya cukup lumayan, penjualan kita secara online melalui grup whatsaap ataupun medsos,” terangnya.
Bahkan hasil dari penjualan ikan koi diakui membantu anak-anaknya dalam menyelesaikan perkuliahan.(*)
Trending Now