Konten dari Pengguna

Kerja Lebih Sedikit, Hasil Lebih Banyak: Panduan Cerdas Prinsip 80/20

Yulfani Akhmad Rizky
Lulusan S1 Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Malang dan S2 Manajemen Universitas Islam Kalimantan. Saat ini berkarier sebagai ASN di Kab. Hulu Sungai Selatan sambil belajar di PJJ Hukum Sibermu.
30 Agustus 2025 18:42 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Kerja Lebih Sedikit, Hasil Lebih Banyak: Panduan Cerdas Prinsip 80/20
Panduan praktis prinsip 80/20 dalam 3 langkah: Identifikasi tugas vital, eliminasi yang sepele, & fokus pada yang terpenting untuk hasil maksimal.
Yulfani Akhmad Rizky
Tulisan dari Yulfani Akhmad Rizky tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi pekerja menerapkan prinsip Pareto (Sumber: Gemini AI)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pekerja menerapkan prinsip Pareto (Sumber: Gemini AI)
Di artikel sebelumnya, kita sudah tahu sebuah rahasia dari prinsip Pareto: sekitar 80% hasil yang kita dapat sering kali hanya berasal dari 20% usaha yang kita lakukan. Prinsip Pareto ini membuka mata kita bahwa sibuk itu tidak sama dengan produktif.
Sekarang, pertanyaan adalah: bagaimana cara menemukan 20% tugas super penting itu di tengah lautan kerjaan sehari-hari? Dan 80% tugas sisanya yang cuma bikin capek itu, enaknya diapakan?
Ini adalah panduan praktis dalam tiga langkah sederhana untuk mengubah pemahaman tadi menjadi aksi nyata.

Langkah 1: Identifikasi - Jadi Detektif untuk Pekerjaanmu Sendiri

Kamu tidak bisa memperbaiki sesuatu kalau tidak tahu di mana masalahnya. Langkah pertama adalah mencari tahu di mana "harta karun" 20% dalam pekerjaanmu. Caranya adalah dengan melakukan "Audit Produktivitas" selama seminggu.
Aksi Praktis:

Langkah 2: Eliminasi - Buang Kerjaan yang Tidak Penting

Setelah kamu tahu mana kerjaan yang dampaknya besar dan mana yang kecil, saatnya bertindak tegas pada 80% kerjaan yang kurang penting. Ini bukan soal malas, tapi soal menjadi cerdas.
Aksi Praktis:

Langkah 3: Fokus - Kerahkan Tenaga pada yang Paling Penting

Di sinilah keajaiban terjadi. Setelah kamu berhasil mengurangi gangguan dari 80% kerjaan sepele, kamu jadi punya lebih banyak waktu dan energi untuk mengerjakan 20% tugas terpentingmu.
Aksi Praktis:

Studi Kasus Mini: Prinsip 80/20 untuk Mengelola Surel

Studi Kasus Mini: Prinsip 80/20 untuk Menjalankan Proyek

Bukan Kemalasan, Ini Cara Kerja yang Lebih Efektif

Menerapkan prinsip Pareto bukanlah alasan untuk bekerja lebih sedikit. Ini adalah strategi untuk memastikan setiap menit yang kamu habiskan untuk bekerja benar-benar memberikan hasil terbaik.
Berhenti mencoba melakukan segalanya. Mulailah melakukan apa yang benar-benar berarti.
Trending Now