Konten dari Pengguna
Membuat Clothing Brand Tanpa Modal di Masa Pandemi
29 Oktober 2020 21:44 WIB

Kiriman Pengguna
Membuat Clothing Brand Tanpa Modal di Masa Pandemi
Berita ini tentang anak muda yaitu Hanindiya yang sudah berkarya namun tidak mengeluarkan modal.Siapaya
Tulisan dari Siapaya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Brand local di Yogyakarta cukup digemari banyak orang mulai dari remaja sampai bapak bapak yang masih suka style anak muda. Selain harga barangnya terjangkau, kualitas kain dan sablon cukup bagus sehingga sangat layak untuk dipakai. Selain dapat dijual secara offline juga bisa berjualan secara online. Namun sekarang penjual barnd local terkendala karena adanya covid-19, penghasilan juga pada menurun.
Salah satu anak muda yang baru berkarya dengan membuat brand local ini adalah Hannindiya (19). Awal mula ia membuat brand ini karena mengisi waktu luang selama pandemi. Selain itu juga, ia juga merasa bosan karena saat ini masih seorang gabyear atau belum berkeluah. Hanindiya merasa iri karena teman temannya yang tidak berkuliah namun tetap bisa menghasilkan cuan secara mandiri.
Pandemi covid-19 ini menyebabkan banyak orang kesulitan mencari penghasilan. Hal ini juga menjadi alasan Hanindiya untuk membuat bisnis brand local ini. Ia ingin mendapat penghasilan sendiri dan tidak ingin membani orang tuanya. Karena ia ingin mencari uang sendiri meski hanya memiliki modal bakat desain.
Usaha barnd yang ia geluti ini memiliki nama blessedness. Ia kesulitan saat membikin memunculkan ide desain dengan story telling hidupnya. Lalu ia mencari vendor yang terpercaya sama mencari bahan kain berkualitas.
Ia pemasarannya dengan promote dari instagram,wa,Facebook dan di bantu dengan teman temannya. Hanindiya mengatasi tanpa modal dengan cara sistem Open order. Target pemasaran hanya ingin brandnya dikenal sampai luar kota sudah sukur.
Saat ini susah senang yang Hanin hadapi dalam membuat brand ini cukup banyak.
Hanin menambahkan "Golek o duit sing akeh mumpung ijeh enom," ujarnya. Anak jaman sekarang membuang buang waktunya untuk hal hal yang tidak bermanfaat, waktu luang tersebut bisa di manfaatkan untuk hal hal yang lebih baik, termasuk membuat bisnis sendiri. Selain mendapatkan uang secara mandiri, hal tersebut juga dapat meringankan orang tua sendiri.

