Konten dari Pengguna
Kecelakaan Perahu Wisata? Ini Cara Pertolongan Pertamanya
23 Juni 2025 13:07 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Kiriman Pengguna
Kecelakaan Perahu Wisata? Ini Cara Pertolongan Pertamanya
Dosen Keperawatan Gawat Darurat Unpad bagikan langkah pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan perahu wisata di Pangandaran. Jangan panik, lakukan ini.Donny Nurhamsyah
Tulisan dari Donny Nurhamsyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Dosen Keperawatan Gawat Darurat Unpad bagikan langkah-langkah penyelamatan saat insiden perahu di wisata laut.

Wisata ke Pantai Pasir Putih Pangandaran sering kali melibatkan penyeberangan dengan perahu wisata. Pemandangannya indah, airnya jernih, dan perjalanannya singkat. Tapi siapa sangka, di balik itu, kecelakaan bisa saja terjadi.
Gelombang mendadak, cuaca berubah, atau perahu kelebihan kapasitas, semua bisa jadi pemicu bencana. Lalu, apa yang harus dilakukan jika terjadi kecelakaan perahu wisata?
Langkah-langkah penting pertolongan pertama bagi siapa pun yang menghadapi situasi darurat di laut dan pantai harus diketahui oleh semua orang calon wisatawan.
Berikut 7 panduan pertolongan pertama saat kecelakaan perahu wisata:
1. Tetap Tenang dan Amankan Diri
Panik hanya memperburuk situasi. Amankan diri terlebih dahulu agar bisa menolong orang lain. Misalnya pastikan Anda menggunakan pelampung atau sejenisnya sebelum menolong orang lain.
2. Gunakan Alat Apung
Lemparkan pelampung atau benda terapung (jerigen, papan, ban) ke korban. Jangan langsung berenang ke korban kecuali Anda terlatih.
3. Evakuasi Korban ke Tempat Aman
Segera bantu korban ke tepi pantai, perahu lain, atau area dangkal. Jika tidak sadar, baringkan korban telentang dan pastikan kepala lebih rendah dari tubuh.
4. Periksa Napas dan Sadarkan Korban
Jika korban tidak bernapas, segera lakukan CPR (resusitasi jantung paru). Untuk orang awam, cukup lakukan hand-only CPR: tekan dada korban cepat dan dalam.
5. Hangatkan Korban yang Menggigil
Gunakan kain kering atau jaket untuk menghangatkan tubuh korban. Hindari menggosok tubuh secara keras karena bisa melukai kulit yang sensitif.
6. Jangan Beri Minum Jika Tidak Sadar
Memberi minum bisa berbahaya jika korban belum sadar penuh. Air minum yang diberikan saat korban tidak sadar akan memperparah kondisi paru-paru korban. Tunggu sampai kondisinya stabil dan sadar sepenuhnya.
7. Hubungi Bantuan Medis
Segera minta bantuan ke petugas pantai (Balawista), SAR (Barakuda), atau hubungi nomor darurat 119. Pencatatan waktu insiden juga penting saat melapor ke tenaga medis.
Edukasi Wajib untuk Semua Wisatawan
Pertolongan pertama harus menjadi bagian dari edukasi pariwisata, terutama di wilayah pantai dan laut. Ia mendorong adanya pelatihan sederhana yang berkelanjutan oleh pemangku kepentingan seperti Basic Life Support (BLS) kepada pelaku wisata dan wisatawan.
Kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Tapi dengan pengetahuan yang cukup, siapa pun bisa menjadi penyelamat.

