Konten dari Pengguna
Konsep Budaya Luar dalam Dunia Perhotelan Pariwisata Indonesia
5 Desember 2023 9:17 WIB
Tulisan dari Elyzabeth Christina Florence Roring tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jika membahas tentang dunia perhotelan, kita terlebih dahulu mengenal apa itu akomodasi, menurut jurnal Distribusi Spasial Akomodasi Wisata di Kota Batu Melalui Geographic Information System (2022), āAkomodasi merupakan usaha yang bergerak dalam penyediaan pelayanan penginapanā.
setelah mengenal apa itu akomodasi, sekarang kita mengenal apa itu pengertian hotel menurut jurnal āAnalisis Desain Bali Sani Suites Hotelā (2016) Asal kata, hotel berasal dari bahasa latin hospes yang mempunyai pengertian untuk mengidentifikasi orang asing yang menginap pada rumah seseorang (teman, kenalan, ataupun musafir yang dihormati), kemudian dalam perkembangannya kata hospes menjadi hostel dalam bahasa perancis dan selanjutnya menjadi hotel dengan pengertian sebagai rumah peristirahatan yang dikomersialkan.
Dalam kepariwisataan, perhotelan merupakan salah satu sektor yang tidak bisa dipisahkan, dikarenakan jalannya pariwisata itu sendiri beriringan dengan adanya perhotelan.
Dalam jurnal āDesain Interior Hotel Dengan Konsep Budaya Peranakan Cina (Pengaplikasian wayang Potehi Pada Interior Hotel)ā (2017) memaparkan karena banyaknya wisatawan Cina yang datang akhirnya hotel-hotel di Semarang menyesuaikan konsep dengan mereka. Ada juga dalam jurnal āPerancangan Interior Hotel Palma Lombok melalui pendekatanā menjelaskan hotel palma menggunakan konsep modern western agar lebih menarik untuk wisatawan mancanegara. Pada jurnal āDesain Interior Lobi Hotel resor KEMPINSKI DI Nusa Dua Dengan Memadukan Tema Eropa dan Neo-Vernakular Baliā menjabarkan konsep Eropa.
Dampak Positif dan Negatif perhotelan indonesia menggunakan konsep Budaya luar
Dari beberapa contoh diatas dapat dilihat bahwa sekarang hotel-hotel di Indonesia banyak menggunakan konsep budaya luar. Adapun dampak positif yang terjadi seperti, banyaknya wisatawan lokal maupun mancanegara yang tertarik untuk menginap di hotel-hotel tersebut, hal ini dapat menambah pendapatan perekonomian di Indonesia. Sedangkan dampak negatif yang terjadi seperti kurang adanya kekhasan tersendiri dalam industri perhotelan indonesia, juga perlahan-lahan konsep budaya lokal mulai terkikis dalam industri perhotelan.
Memang konsep yang bagus sangat penting bagi perhotelan untuk menarik wisatawan, akan tetapi, tanpa sadar dengan menggunakan konsep budaya luar industri perhotelan, perlahan-lahan mulai kehilangan identitas atau kekhasan, yang menunjukkan bahwa ini dari Indonesia, seharusnya industri perhotelan indonesia lebih banyak menggunakan, konsep budaya indonesia agar lebih memancarkan kekhasan dari indonesia itu sendiri, bukan dengan mengikuti gaya konsep dari para wisatawan mancanegara.

