Konten dari Pengguna

Kensenjangan Gender di Ruang Digitalisasi

Ewia Putri
Seorang pimpinan lembaga PKBM kerinci dan juga anggota LHKP Muhammadiyah jambi
10 September 2023 13:23 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Kensenjangan Gender di Ruang Digitalisasi
Kesenjangan gender yang terus-menerus dalam akses digital telah menjadi salah satu tantangan utama dalam perjuangan untuk mencapai kesetaraan gender di era teknologi.
Ewia Putri
Tulisan dari Ewia Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi perempuan jadi korban kekerasan seksual siber berbasis gender. Foto: Pheelings media/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan jadi korban kekerasan seksual siber berbasis gender. Foto: Pheelings media/Shutterstock
Kesenjangan gender yang terus-menerus dalam akses digital telah menjadi salah satu tantangan utama dalam perjuangan untuk mencapai kesetaraan gender di era teknologi.
Dalam dunia yang semakin terhubung ini, perempuan sering kali tidak dapat membuka potensi penuh mereka dalam teknologi. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor yang perlu kita pahami dan atasi.

Kurangnya Representasi dalam STEM

Salah satu masalah utama adalah kurangnya perwakilan perempuan dalam pendidikan dan karier STEM (Science, Technology, Engineering, & Mathematics). STEM adalah bidang yang dominan dalam industri teknologi.
Kurangnya perempuan dalam STEM bukan hanya masalah persamaan peluang, tetapi juga mengurangi beragamnya pandangan dalam desain dan pengelolaan teknologi.
Untuk mengatasi ini, perlu ada upaya yang lebih besar untuk mendorong perempuan mengambil minat dalam STEM dan memberikan dukungan yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan dalam bidang ini.

Ancaman Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO)

Selain itu, ada ancaman serius dari kekerasan berbasis gender online (KBGO). Perempuan yang berpartisipasi dalam ruang digital sering kali menjadi sasaran pelecehan, ancaman, dan tindakan yang merendahkan.
Bahkan lebih menyedihkannya lagi, kurangnya bantuan hukum yang memadai sering kali membuat perempuan merasa terjebak dalam situasi ini tanpa perlindungan. Ini dapat memaksa mereka untuk menghindari atau meninggalkan platform digital yang mereka gunakan.

Narasi Negatif dan Diskriminasi

Selain KBGO, narasi negatif dan diskriminasi terhadap perempuan dalam dunia digital masih menjadi masalah yang perlu diatasi. Terlalu sering kita melihat narasi yang merendahkan, mengecam, bahkan melecehkan perempuan dalam ruang online, terlepas dari prestasi atau kontribusi mereka. Ini adalah tantangan serius dalam menciptakan lingkungan digital yang inklusif dan ramah gender.

Apa yang Bisa Dilakukan?

1. Pendidikan Inklusif

Mendukung program pendidikan STEM yang inklusif, mendorong partisipasi perempuan, dan memberikan mentorship untuk membantu mereka berkembang dalam karier teknologi.

2. Perlindungan Hukum yang Ditingkatkan

Meningkatkan perlindungan hukum terhadap KBGO dan menghukum pelaku kekerasan secara tegas.

3. Kampanye Kesadaran

Melibatkan masyarakat dalam kampanye kesadaran untuk mengubah narasi negatif dan mempromosikan kesetaraan gender di dunia digital.
Dengan mengatasi masalah ini, kita dapat menciptakan dunia teknologi yang lebih inklusif, setara, dan bebas diskriminasi. Kesetaraan gender bukan hanya masalah perempuan, tetapi juga mendorong kemajuan teknologi dan inovasi yang lebih besar.
Satu-satunya cara menuju masa depan yang lebih baik adalah bersama-sama, melalui kesadaran kesetaraan gender dan tindakan yang mendukungnya.
Mengatasi kesenjangan gender dalam akses digital adalah tanggung jawab bersama kita. Kesetaraan gender adalah prinsip dasar hak asasi manusia, dan teknologi harus menjadi alat yang mendukung, bukan menghambatnya.
Dengan meningkatkan kesadaran tentang masalah ini, mendorong lebih banyak perempuan untuk berpartisipasi dalam teknologi. Dan, dengan menegakkan norma-norma perilaku online yang positif serta inklusif, kita dapat bergerak menuju dunia yang lebih baik, lebih setara, dan tanpa diskriminasi.
Kesetaraan gender itu seksi. Dan, ini adalah perjuangan yang akan membawa kita ke masa depan yang lebih baik.
Trending Now