Konten dari Pengguna
SDN Duri Pulo 08 Pagi Rayakan Hari Sumpah Pemuda
29 Oktober 2025 11:35 WIB
·
waktu baca 2 menit
Kiriman Pengguna
SDN Duri Pulo 08 Pagi Rayakan Hari Sumpah Pemuda
SDN Duri Pulo 08 Pagi memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan refleksi makna persatuan dan pemutaran film kepahlawanan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme pada siswa.FATA AZMI
Tulisan dari FATA AZMI tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, SDN Duri Pulo 08 Pagi menggelar kegiatan edukatif dan inspiratif bertajuk “ Semangat Persatuan dan Cinta Tanah Air.”
Acara yang berlangsung pada Selasa, 28 Oktober 2025, ini menghadirkan sesi refleksi makna Sumpah Pemuda oleh Fata Azmi, guru SDN Duri Pulo 08 Pagi, serta pemutaran film bertema kepahlawanan untuk menggugah jiwa nasionalisme peserta didik.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah, Ibu Supriyati, yang menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai persatuan kepada generasi muda sejak dini.
“Semangat Sumpah Pemuda harus hidup di hati anak-anak kita. Mereka adalah penerus bangsa yang kelak akan menentukan arah masa depan Indonesia,” ujarnya.
Dalam sesi utama, Fata Azmi mengajak para siswa memahami makna mendalam dari Sumpah Pemuda, bukan hanya sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai pesan moral yang relevan di era modern.
“Isi Sumpah Pemuda bukan sekadar teks yang dihafal, melainkan semangat untuk bersatu dan berbuat baik bagi bangsa. Meski berbeda bahasa dan budaya, kita tetap satu tujuan. Ingat, sumpah itu janji yang harus ditepati,” tutur Fata Azmi di hadapan ratusan siswa.
Pesan tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa yang tampak khusyuk mendengarkan dan bersemangat menanggapi. Beberapa guru juga menilai kegiatan ini efektif dalam membangun kesadaran kebangsaan di kalangan peserta didik.
Meneladani Pahlawan Lewat Film
Setelah sesi refleksi, kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran film kepahlawanan yang menampilkan perjuangan pahlawan Indonesia.
Film yang diputar adalah Jenderal Soedirman, yang dipilih agar siswa dapat mempelajari nilai-nilai keberanian, pengorbanan, dan semangat pantang menyerah secara kontekstual dan menyenangkan.
Salah satu siswa, Zaki, mengaku terinspirasi setelah menonton film tersebut.
“Saya jadi bangga menjadi anak Indonesia” katanya penuh semangat.
Sebagai penutup, para siswa diajak menuliskan resume film sebagai bentuk refleksi terhadap pesan moral yang mereka peroleh dari tayangan tersebut.
Kepala Sekolah, Ibu Supriyati, mengapresiasi seluruh guru atas terselenggaranya kegiatan penuh makna ini. “Peringatan Sumpah Pemuda bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menanamkan semangat cinta tanah air dalam tindakan sehari-hari anak-anak kita,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, SDN Duri Pulo 08 Pagi menunjukkan komitmennya dalam menanamkan pendidikan karakter berbasis nasionalisme. Pendekatan reflektif dan visual, seperti penyampaian makna serta pemutaran film,diharapkan efektif menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan siswa sekolah dasar.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar pelajaran, tetapi juga tempat menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan. Sumpah Pemuda mengajarkan kita untuk terus bersatu, berbuat baik, dan menjaga Indonesia dengan sepenuh hati,” pungkas Sulaiman, guru PAI SDN Duri Pulo 08 Pagi.

