Konten dari Pengguna

Rumah Masa Depan

Gideon Budiyanto
Sarjana Teologia (S.Th.) di bidang pastoral/konseling. Profesi : Karyawan Swasta dan Penulis. Anggota Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA) Tangerang Selatan dan ISP NULIS
3 Mei 2022 12:53 WIB
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Rumah Masa Depan
Rumah adalah tempat dimana kita semua kembali pulang setelah melewati rutinitas hari yang melelahkan, tempat dimana kita bisa menikmati kebersamaan bersama keluarga dan diri sendiri.
Gideon Budiyanto
Tulisan dari Gideon Budiyanto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Image from Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Image from Pixabay
Sewaktu kecil, saya berkeinginan memiliki rumah yang mempunyai minimal dua lantai karena rasanya menyenangkan bisa bermain-main di lantai atas sambil memandang deretan rumah yang ada di bawah dan juga bisa sebagai tempat mengungsi di kala banjir.
Namun dikarenakan dana yang terbatas sampai saat saya menikah keinginan itu tidak terwujud.
Dan kini, setelah menikah dan berkeluarga, akhirnya saya bisa tinggal di rumah yang memiliki dua lantai namun rasanya ternyata tidak seindah seperti angan-angan di waktu saya kecil dulu.
Semua sudah berubah seiring bertambahnya usia.
Keinginan memang bisa selalu berubah, biasanya disesuaikan dengan pemahaman dan kebutuhan saat itu.
Kalau menyangkut soal rumah, keinginan setiap orang pasti ingin rumah yang terbaik dan ternyaman dengan konsep yang sesuai dengan hati.
Apalagi rumah adalah tempat dimana kita semua kembali pulang setelah melewati rutinitas hari yang melelahkan, tempat dimana kita bisa menikmati kebersamaan bersama keluarga dan diri sendiri dan tempat dimana kita bisa beristirahat serta mengumpulkan semangat untuk menjalani kembali hari-hari.
Rumah secara bangunan bisa kerap berganti sesuai dengan ketersediaan dana yang ada.
Biasanya, kita perlahan akan mulai menabung untuk membeli rumah atau kalau memang belum bisa, mengontrak dapat menjadi pilihan kedua.
Pertama, mungkin kita hanya bisa mendapatkan rumah yang ukurannya kecil tapi lama kelamaan, dengan usaha yang ada, rumah kita pun bisa bertambah besar dan mewah.
Namun sebenarnya, ada satu rumah yang seharusnya bisa kita rawat melebihi rumah secara bangunan yang saat ini kita miliki.
Rumah itu adalah diri kita sendiri.
Ada dua aspek perawatan yang harus dilakukan di dalam setiap rumah diri :
1. Perawatan secara fisik.
Fisik adalah hal pertama yang terlihat.
Seperti bangunan rumah, bisa terkena jamur, rayap, atap bocor dan lain sebagainya, perlu perbaikan di sana-sini agar rumah bangunan bisa tetap nyaman ditinggali.
Rumah diri juga perlu perawatan agar nyaman kita tinggali. Berolahraga, makan makanan bergizi, menjauhi segala hal yang bisa menyebabkan tubuh menjadi rusak, adalah hal-hal yang bisa kita lakukan untuk merawat rumah diri.
Kalau ada yang rusak, segera perbaiki atau minimal mengambil langkah konkret agar kerusakan tidak bertambah parah.
2. Perawatan secara mental
Di dalam rumah bangunan, banyak pernak-pernik yang bisa membuat suasana menjadi indah dan nyaman, istilahnya homey. Kursi yang nyaman, perabotan yang cantik, ruang keluarga yang teduh, adalah hal-hal yang bisa membuat sang penghuni merasa betah dengan rumah yang dia tinggali.
Begitu juga dengan rumah diri. Kesehatan secara mental adalah hal yang perlu dijaga agar kita merasa nyaman dengan diri sendiri. Jauhilah hal-hal yang bisa menyebabkan toxic secara mental, pikiran-pikiran buruk, iri hati, dengki, mudah tersinggung, sering merasa rendah diri, dan lain sebagainya.
Isilah mental kita dengan hal-hal yang positif. Komunitas pertemanan yang positif, bacaan yang positif, kegiatan yang positif, dan lain sebagainya.
Rumah masa depan itu sesungguhnya diri kita sendiri.
Percuma rasanya kalau kita memiliki rumah megah dan mewah tetapi sakit-sakitan atau sering marah-marah dan berkata kasar.
Kita tidak bisa menikmati kemegahan dan kemewahan rumah itu karena rumah sejati kita sendiri terbengkalai.
Selain itu, kalau kita merawat rumah diri dengan baik, dampaknya bukan hanya kita yang akan merasakan tetapi orang lain juga.
Mereka akan melihat aura positif dari dalam diri kita dan mendapatkan energi luar biasa jika berada bersama dengan kita.
Trending Now