Konten dari Pengguna

Blog Sebagai Sarana Menulis Bagi Guru

Hery Setyawan
Guru SMPN 42 Jakarta
27 Januari 2023 9:11 WIB
ยท
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Blog Sebagai Sarana Menulis Bagi Guru
Berbagai sarana yang dapat digunakan oleh guru dalam menulis atau digunakan hal yang lain salah satunya dengan media blog baik itu pribadi maupun blog yang suatu perusahaan. #userstory
Hery Setyawan
Tulisan dari Hery Setyawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Oleh: Hery Setyawan, M.Pd. (Guru SMPN 42 Jakarta)
Kegiatan siswa yang sedang diskusi (dokumen pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan siswa yang sedang diskusi (dokumen pribadi)
Kita semua masih ingat guru idola yang mengajar kita semua pada waktu sekolah dasar sampai tingkat sekolah menengah atas. Guru yang menurut kita terbaik di antara guru yang lain di sekolah, biasanya kita mengidolakan guru tersebut dari cara mengajarnya atau dekat dengan peserta didiknya. Namun sekarang ketika kita cari nama guru idola kita tersebut di mesin pencarian google nama guru kita tidak ketemu. Padahal beliau merupakan guru terbaik kita pada saat kita belajar.
Pertanyaannya, mengapa hal tersebut dapat terjadi kepada guru terbaik kita? Sebagai murid yang baik tentu kita sangat kecewa ketika ingin membaca hal-hal terbaik yang telah dilakukan oleh guru kita tersebut. Namun ternyata guru tersebut tidak produktif walaupun menurut kita beliau adalah guru terbaik.
Untuk saat ini banyak di antara kita yang sudah bergelar guru berprestasi, guru penggerak, atau pun nama lain yang kita kenal. Predikat itu merupakan kasta terbaik dari kalangan guru yang lain. Tapi kalau tidak produktif, maka nasibnya akan sama dengan yang lain. Di tahun-tahun yang akan datang, namanya akan hilang. Kita mungkin mengenal Ki Hajar Dewantara, Buya Hamka, dan tokoh lainnya yang berprofesi sebagai seorang guru tetapi nama mereka akan gampang kita cari karena mereka sangat produktif ketika masih aktif menjadi seorang guru.
Guru yang produktif tentu namanya sangat dicari oleh guru-guru saat ini. Walaupun pada saat itu internet memang tidak ada, tetapi yang membuat mereka dikenal sekarang ini bukan karena internet. Melainkan persoalan produktif atau tidak. Jadi, jalan mudah udah dapat dikenal dalam waktu lama adalah dengan membuat membuat karya. Pada intinya, dengan menulis itulah kita bisa memiliki karya yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Lantas guru yang produktif itu seperti apa?
Guru yang produktif adalah guru yang dapat melakukan sesuatu di tengah kesibukannya. Semua itu tentu dilakukan secara atas kemauan sendiri dan konsisten tanpa putus, sehingga dapat menghasilkan karya terbaik di akhir kegiatan yang dia lakukan. Mereka dapat membagi waktu kapan melaksanakan tugas sebagai seorang guru dan kapan mereka melakukan kegiatan sesuai dengan yang digemari.
Guru yang produktif bukan hanya dinilai dari seragam yang setiap hari digunakan, atau guru yang datang ke sekolah, mengajar, pulang tanpa ada keinginan untuk maju berkembang dan keluar dari zona nyamannya sebagai guru. Melainkan mereka yang melakukan hal berbeda dari biasanya sehingga dia dapat dilihat karyanya.
Guru yang produktif itu bukan hanya melakukan hal yang itu-itu saja seperti tupoksi dalam mengajar, tetapi melakukan hal selain dari itu. Walaupun guru yang lain tidak mau hanya melakukan tugasnya sebagai guru namun guru produktif berani berkembang melebihi apa yang dilakukan oleh temannya.
Guru produktif itu penuh dengan kepercayaan diri yang tinggi, berbeda dengan guru yang lain, karena mereka tahu apa yang harus dilakukan. Bahkan kadang tanpa disadari mereka mendapatkan pekerjaan lain di luar pekerjaannya sebagai guru sehingga mereka memiliki penghasilan yang lain. Hal itu dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, sebagai contoh dia mampu mengenalkan sekolahnya dengan hal hal yang bermanfaat di berbagai media.
Bagaimana cara guru untuk bisa produktif?
Guru dapat menulis buku karena untuk saat ini menulis buku bukan hal yang sulit. Asal ada kemauan, semua guru pasti bisa melakukannya. Hanya saja buku kita tulis kadang kalah bersaing dengan penulis yang lain. Akibatnya buku yang sudah kita buat akan hilang dan tidak diminati oleh orang lain.
Kita juga bisa menulis di media massa sehingga nama kita akan cepat dikenal banyak pembaca. Dengan begitu pembaca mendapatkan manfaat dari tulisan kita. Sayangnya, saat ini banyak media yang gulung tikar. Semua telah berubah menjadi media online, hanya saja butuh kesabaran agar tulisan kita dapat dengan mudah dipublikasikan oleh media tersebut. Cara efektif yang bisa kita lakukan adalah dengan menggunakan blog sebagai sarana menghasilkan berbagai karya.
Selain sebagai sarana menulis, blog juga dapat digunakan untuk memperkenalkan sekolah kita maupun berbagi pengalaman praktik yang nanti dapat dimanfaatkan oleh orang lain. Adapun blog yang bisa digunakan adalah blog pribadi maupun blog milik perusahaan. Karena dengan blog ini karya kita akan selalu tersimpan rapi walaupun penulisnya sudah tidak aktif.
Saat ini era nya berganti dari yang kertas menjadi internet dan HP sehingga menulis di blog dapat dimaksimalkan oleh guru-guru yang produktif. Melalui blog, kita bisa memberikan pembelajaran, memperkenalkan sekolah kita, menceritakan keberhasilan kita ketika membimbing anak perlombaan dan masih banyak yang dapat kita lakukan. Dan pembicara menyarankan kita untuk menuliskan setiap yang kita lakukan di dalam blog pribadi kita. Karena manusia mati meninggalkan jejak, nah blog kita sebagai jejak kebaikan.
Tips untuk dapat menulis konsisten di blog:
1. Tentukan tujuan tulisan kita agar kita dapat fokus dalam menulis di blog
2. Buatlah outline agar tulisan kita terarah dan mudah dipahami
3. Mulailah menulis sekarang
4. Selesaikan tulisan kita
5. Segera publish agar dapat dibaca oleh orang lain
6. Ikutlah komunitas penulis sehingga terjaga semangat kita
7. Membaca tulisan orang lain
8. Perkenalkan diri kita kepada orang lain.
9. Ikut berorganisasi.
Blog adalah media yang mudah digunakan oleh siapa pun, termasuk kita sebagai guru. Kita dapat memanfaatkannya dengan cara berkarya, baik itu menulis atau hal yang lain. Sehingga karya kita akan selalu dikenang dan pastinya rekam jejak positif kita akan bisa dibaca oleh murid kita nantinya. Silakan gunakan kesempatan ini dan manfaatkan untuk kebaikan.
Trending Now