Konten Media Partner
Bank Indonesia Kalbar Gelar Gebyar Ekonomi Syariah Dorong Industri Makanan Halal
24 Maret 2022 13:57 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Konten Media Partner
Bank Indonesia Kalbar Gelar Gebyar Ekonomi Syariah Dorong Industri Makanan Halal
Bank Indonesia Kalbar akan menggelar gebyar ekonomi syariah untuk mendorong industri makanan halal dan industri syariah lainnya. #publisherstoryHiPontianak

Hi!Pontianak - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Barat akan menggelar Gebyar Ekonomi Syariah Kalbar. Kalbar adalah daerah yang berpotensi besar untuk menjadi sentra industri berbasis syariah.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Agus Chusani, mengatakan dengan luasan lahan, sumber daya manusia, plus pintu ekspor, serta tren makanan halal di dunia, provinsi ini bisa mendapatkan peluang tersebut.
βKita tidak hanya menjadi pasar saja. Tetapi juga pemain untuk industri makanan halal dan industri syariah lainnya," ujarnya, Kamis, 24 Maret 2022.
Gebyar ini akan diadakan pada 28 hingga 31 Maret 2022 mendatang. Kendati demikian program ini telah berlangsung sejak sebulan lalu. Pada kegiatan Pre Event berupa rangkaian lomba dan pemilihan pondok pesantren dan lembaga Ziswaf Unggulan.
BI juga menyelenggarakan edukasi mengenai digitalisasi bagi masjid, dan transaksi menggunakan QRIS terkait zakat, sedekah di lingkungan masjid bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia Kalimantan Barat.
Selama puncak kegiatan akan terbagi menjadi dua yakni, Sharia Forum dan Sharia Fair. Sharia Forum terdiri dari opening ceremony, edukasi sertifikasi halal, kurasi produk IKRA, tablig akbar dan seminar pengembangan kemandirian ekonomi pesantren, serta business matching UMKM bekerjasama dengan perbankan di Kalimantan Barat, untuk memperluas akses keuangan UMKM.
Khusus kegiatan opening ceremony rencananya dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat.
Untuk kegiatan Sharia Fair, showcase produk UMKM akan digelar di GAIA Mall pada 1 April hingga 8 Mei 2022 bersama stakeholders terkait. Showcase ini juga menjadi upaya peningkatan transaksi UMKM, pencapaian target QRIS melalui kerjasama dengan perbankan serta sosialisasi edukasi cinta bangga Rupiah.
Gema Ekonomi Syariah Kalimantan Barat 2022 menurut Agus Chusaini, adalah untuk memperkuat sinergi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, OJK serta perbankan guna mengakselerasi pengembangan ekonomi syariah, menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat.
βTujuan lainnya adalah mengakselerasi perputaran siklus perekonomian, melalui perbaikan daya beli masyarakat dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Mendorong transformasi digital yang terkait ekonomi syariah maupun kegiatan masjid dan umat dan memperkuat Nation Branding produk unggulan di daerah melalui penciptaan industri halal,β papar Agus.
Menurut dia, saat ini, banyak negara yang kini membidik ekonomi syariah, bahkan menjadikan pertumbuhan ekonominya sebagai pusat keuangan syariah.
βDi negara-negara yang masyarakat muslimnya sedikit pun, kini semakin gencar mempromosikan ekonomi syariah. Lihat saja, Korea Selatan dengan visi destinasi wisata utama wisata pariwisata halal dunia. Kemudian Jepang menjadikan industri halal sebagai kontributor kunci pertumbuhan ekonominya," ucapnya.
Indonesia sendiri, terus meningkatkan porsinya dalam industri ini. Terbukti posisi industri halal Indonesia terus meningkat. Berdasarakan penilaian State of The Global Islamic Economy Report (SGIE) Indonesia selalu masuk 10 besar global player pada enam sektor industri halal pada 2021. Dalam sektor halal food, Indonesia menduduki peringat ke-4. Khusus travel musim friendly, Indonesia menduduki peringkat ke-3.
Laporan Islamic Finance Development Index yang dikeluarkan oleh Islamic Corporation for the Development of the Private Sector (ICD), mencatat bahwa industri keuangan syariah Indonesia berhasil naik ke peringkat ke-2 setelah pada tahun lalu menempati posisi ke-4.
