Konten Media Partner

Diterjang Ombak Saat Bongkar Muat, Kapal di Kubu Raya Karam

18 Agustus 2025 13:54 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Diterjang Ombak Saat Bongkar Muat, Kapal di Kubu Raya Karam
Kapal di Kubu Raya karam usai diterjang ombak saat sedang bongr muat. #publisherstory #hipontianak
HiPontianak
Awak kapal saat sedang mengumpulkan barang muatan kapal. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Awak kapal saat sedang mengumpulkan barang muatan kapal. Foto: Dok. Istimewa
HiPontianak - Kapal Motor (KM) King bermuatan 23 ton kelapa karam saat tengah melakukan bongkar muat akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Padang Tikar Satu, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Minggu 17 Agustus 2025.
β€œSaat kapal sedang tambat dan proses bongkar muat berlangsung, hujan deras disertai angin kencang tiba-tiba mengguncang perairan. Gelombang tinggi menerjang lambung kapal, air masuk hingga ke ruang mesin, dan dalam hitungan menit kapal pun karam,” jelas Multika Bahri, pemilik kapal, saat dilakukan penyelidikan polisi.
KM King berangkat dari Desa Ambarawa sekitar pukul 16.20 WIB dengan membawa muatan kelapa menuju Pelabuhan Padang Tikar. Identitas awak kapal yang selamat adalah nakhoda Hendar dan tiga ABK, masing-masing Agi, Hajar, dan Gebbi. Seluruhnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa mengalami luka.
Kapolsek Batu Ampar, Ipda Rachmatul Isani Fachri, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
β€œBegitu mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Batu Ampar bersama warga langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk memastikan keselamatan awak kapal. Alhamdulillah, seluruh kru berhasil diselamatkan,” ujar Aiptu Ade.
Ade menambahkan, hingga saat ini upaya evakuasi kapal belum dapat dilakukan karena kondisi gelombang laut masih tinggi. Meski begitu, petugas bersama masyarakat tetap berusaha menyelamatkan sebagian muatan kelapa agar tidak seluruhnya hanyut terbawa arus.
Dari peristiwa karamnya KM King, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 100 juta. Polisi juga mengimbau para nelayan dan pemilik kapal agar lebih berhati-hati serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar.
β€œFaktor cuaca menjadi penyebab utama kapal karam. Kami mengingatkan masyarakat, khususnya para pemilik kapal motor dan nelayan, untuk selalu mengecek prakiraan cuaca dan memprioritaskan keselamatan dalam beraktivitas di laut,” kata Ade.
Saat ini, Polsek Batu Ampar terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah evakuasi kapal, sambil memantau kondisi perairan Padang Tikar yang masih dilanda cuaca buruk.
Trending Now