Konten Media Partner

Edi Kamtono Takziah ke Rumah Korban Kecelakaan Tronton-Motor di Jeruju

4 Oktober 2025 14:59 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Edi Kamtono Takziah ke Rumah Korban Kecelakaan Tronton-Motor di Jeruju
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, datang bertakziah ke rumah korban kecelakaan tronton-motor di Jeruju. #publisherstory #hipontianak
HiPontianak
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono takziah ke rumah duka, almarhum Syarif Muhammad Farid Fathoni, korban laka lantas dengan tronton. Foto: Dok. Pemkot Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono takziah ke rumah duka, almarhum Syarif Muhammad Farid Fathoni, korban laka lantas dengan tronton. Foto: Dok. Pemkot Pontianak
Hi!Pontianak - Suasana duka menyelimuti rumah kediaman almarhum Syarif Muhammad Farid Fathoni, korban kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan kendaraan tronton di Jalan Kom Yos Sudarso, tepatnya di depan SDN 73 Pontianak Barat.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, datang bertakziah di rumah almarhum di Gang Fajar Karya I Jalan Kom Yos Sudarso. Kedatangan Wali Kota disambut keluarga korban yang tengah berkumpul. Edi menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan salah satu anggota keluarga meninggal dunia.
β€œSemoga keluarga diberikan ketabahan, dan almarhum diterima di sisi Allah, SWT,” ucapnya usai berkunjung di rumah duka, Sabtu, 4 Oktober 2025.
Di tengah suasana duka, ia juga menyampaikan doa khusus bagi adik almarhum yang masih dalam kondisi kritis di rumah sakit dan dijadwalkan menjalani operasi.
β€œKami mendoakan semoga segera diberikan kesembuhan,” imbuhnya.
Edi menjelaskan, Pemerintah Kota Pontianak telah menetapkan aturan sejak 2019 mengenai pembatasan operasional truk kontainer. Untuk kontainer berukuran di atas 40 feet hanya diperbolehkan beroperasi pukul 21.00–05.00 WIB. Sementara kontainer berukuran di bawah 40 feet diharapkan tidak beroperasi pada jam sibuk, terutama pukul 06.00–08.00 pagi, pukul 12.00 siang, serta pukul 15.00–17.00 sore.
β€œSemakin hari aktivitas pelabuhan semakin padat, jumlah kontainer juga terus meningkat. Karena itu, kami berharap Pelabuhan Kijing bisa segera beroperasi penuh agar arus bongkar muat tidak hanya menumpuk di Pelabuhan Pontianak,” harapnya.
Selain itu, Pemkot Pontianak juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam upaya mengurai permasalahan transportasi. Pihaknya tetap berupaya meningkatkan kelengkapan serta kualitas jalan.
β€œLalu lintas kita semakin padat, apalagi aktivitas pelabuhan terus meningkat. Karena itu saya minta semua pihak lebih waspada, orang tua juga agar mengawasi anak-anaknya saat berkendara,” pesannya.
Penulis: Ade Mirza
Trending Now