Konten Media Partner
FPK Dorong Pemuda-pemudi Kalbar Bangun Daerah dalam Semangat Persatuan
6 November 2025 13:50 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
FPK Dorong Pemuda-pemudi Kalbar Bangun Daerah dalam Semangat Persatuan
Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dorong generasi muda Kalbar untuk semangat bersama membangun daerah melalui kegiatan Dialog Pemuda Lintas Generasi. #publisherstory #hipontianakHiPontianak

Hi!Pontianak - Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kalimantan Barat menggelar kegiatan Dialog Pemuda Lintas Generasi di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat pada Kamis, 6 November 2025. Acara yang bertemakan 'Seribu Pemuda, Satu Tekad: Membangun Kalbar dalam Bingkai Kebinekaan' ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat, tokoh-tokoh lintas etnis, serta pemuda-pemudi dari berbagai organisasi kepemudaan, mulai dari kalangan pelajar hingga mahasiswa. Ketua FPK Kalimantan Barat, Burhanuddin Ahad, menyampaikan bahwa pemuda memiliki peran besar dalam membangun bangsa. Bukan sekadar aktif di media sosial, melainkan turut berkarya nyata. โBung Karno pernah berkata: "Beri aku sepuluh pemuda, niscaya kuguncangkan dunia." Hari ini kita saksikan ada seribu pemuda yang berkumpul di sini. Artinya, ada seribu ide kreatif yang bisa membangun Kalimantan Barat dalam semangat kebinekaan,โ kata Burhanuddin. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan lintas generasi dan etnis sekaligus menumbuhkan semangat kolaborasi di kalangan pemuda Kalimantan Barat.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dalam sambutannya menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Ia mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Barat masih tertinggal dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Kalimantan.
โIPM Kalbar memang sudah di atas angka 70, tapi masih tertinggal dari Kalimantan Utara. Salah satu penyebabnya, sekitar 25 persen tamatan SMA di Kalimantan Barat belum menamatkan pendidikannya,โ jelas Norsan.
Gubernur Kalbar juga mendorong agar organisasi kepemudaan dan lembaga pendidikan turut berperan dalam memperluas akses belajar bagi masyarakat.
โKe depan, saya minta kepada organisasi dan instansi pendidikan agar membuka lebih banyak program paket A, B, dan C. Dengan begitu, anak-anak muda bisa tetap sekolah sambil bekerja,โ tambahnya.
Kegiatan dialog ini menjadi momentum bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menjaga keberagaman dan persatuan di Kalimantan Barat.
Penulis: Fahrurrosi
