Konten Media Partner
Gandeng Pound Fit di Pontianak, Tropicana Slim Ajak Hidup Sehat Pasca Lebaran
13 April 2025 14:39 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Konten Media Partner
Gandeng Pound Fit di Pontianak, Tropicana Slim Ajak Hidup Sehat Pasca Lebaran
PoundFit dan Tropicana Slim ajak warga Pontianak hidup sehat pasca lebaran. #publisherstory #hipontianakHiPontianak

Hi!Pontianak β Tropicana Slim sebagai brand kepercayaan masyarakat Indonesia untuk mendukung gaya hidup sehat, khususnya dalam menjaga asupan gula, garam, dan lemak, kembali menggelar kampanye tahunan bertajuk #BeatDiabetes.
Sejak Januari lalu, Tropicana Slim telah menggelar Road to #BeatDiabetes dengan edukasi kesehatan dan cek gula darah gratis di 41 kota, termasuk Pontianak. Acara puncak #BeatDiabetes ini digelar serentak dengan melibatkan hampir 3 ribu partisipan pada Minggu, 13 April 2025.
Diselenggarakan untuk memperingati Hari Kesehatan Sedunia pada 7 April yang juga bertepatan dengan pasca libur hari raya, Tropicana Slim mengangkat topik 'Anti LEBAR-an, Setelah Lebaran' guna mengajak masyarakat kembali bijak memilih dan mengkonsumsi makanan, setelah sebelumnya berlebihan pada momen libur lebaran.
Tropicana Slim juga menggandeng beberapa komunitas PoundFit di berbagai daerah Indonesia, termasuk NgePound dan Jump & Rock With AyuJazzy (JAZ) agar peserta di Pontianak bisa terlibat aktif bergerak dengan cara menyenangkan sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Noviana Halim selaku Brand Manager Tropicana Slim mengatakan, βKampanye #BeatDiabetes telah kami lakukan secara konsisten sejak 2018 sebagai bentuk komitmen Tropicana Slim dalam mengedukasi hidup sehat dan mengurangi risiko diabetes. Puncak #BeatDiabetes menggandeng berbagai komunitas dan organisasi kesehatan, dengan rangkaian acara meliputi olahraga PoundFit, edukasi kesehatan bersama dokter, dan pemeriksaan kesehatan gratis untuk mendukung deteksi dini diabetes.β
Fauzan, PIC Area Marketing Tropicana Slim Kalimantan Barat menambahkan, "Kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk kita semua bisa lebih aware tentang penyakit diabetes dan kita bisa mencegah bersama-sama dan mensosialisasikannya kepada masyarakat luas."
Meskipun perayaan Idul Fitri hanya berlangsung selama 1-2 hari, mengkonsumsi makanan dan cemilan secara berlebihan mempengaruhi asupan kalori yang dapat berkaitan dengan kenaikan berat badan. Buktinya, terdapat penelitian yang menunjukkan bagaimana mayoritas dari mereka yang mengalami penurunan berat badan setelah berpuasa, ternyata kembali mengalami kenaikan berat badan saat diukur satu bulan kemudian.
βMasa liburan memang sering dikaitkan dengan peningkatan suasana hati dan penurunan stres. Namun, di balik manfaat ini, terdapat efek samping yang perlu diwaspadai, yaitu kenaikan berat badan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa waktu libur berkaitan dengan kenaikan berat badan rata-rata sebesar 0.37 kg hingga 2.3 kg, di mana bagi mereka yang memiliki berat badan berlebih ternyata cenderung mengalami kenaikan berat badan yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan asupan kalori yang cenderung meningkat selama liburan, salah satunya akibat konsumsi makanan tinggi gula dan lemak dalam jumlah lebih banyak dari biasanya,β jelas dr. Gustafianza.
Menyikapi kebiasaan konsumsi makanan secara berlebihan saat hari raya, dr. Gustafianza menekankan bahwa meski angka kenaikan berat badan terlihat kecil, tetapi bisa berkontribusi pada peningkatan berat badan tahunan hingga 51 persen dan jika tidak dikontrol, dapat berujung pada risiko obesitas dan penyakit terkait, seperti diabetes.
βDiperlukan pola makan yang baik untuk menurunkan berat badan dengan menjaga mengurangi asupan kalori berlebih tanpa mengorbankan nutrisi penting. Masyarakat dapat mulai dengan mengurangi porsi makan secara bertahap, pilih makanan dan minuman rendah GGL (gula, garam, lemak), serta konsumsi cukup protein dan lebih banyak serat untuk membantu rasa kenyang lebih lama," tambahnya.
Pada acara puncak di Jakarta, Donna Agnesia selaku selebriti pun turut berbagi inspirasi gaya hidup sehatnya selain mengatur pola makan.
"Rutin olahraga juga jadi hal penting untuk dilakukan dalam menjaga berat badan saya tetap ideal. Supaya bisa konsisten, kita bisa loh memilih olahraga yang menyenangkan bagi kita dan melakukannya bersama keluarga atau teman sehingga olahraga tidak terasa seperti beban dan bisa lebih seru," ungkap Donna.
Sebagai informasi, World Health Organization (WHO) juga telah merekomendasikan agar peserta melakukan minimal 150 menit olahraga aerobik intensitas sedang per minggu atau 75 menit olahraga aerobik.
