Konten Media Partner

Gubernur Ria Norsan Ajak Perantau Kalbar Bersama Bangun Daerah

26 Oktober 2025 18:38 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Gubernur Ria Norsan Ajak Perantau Kalbar Bersama Bangun Daerah
Gubernur Kalbar, Ria Norsan berpesan kepada para perantau untuk tetap berkontribusi bagi kemajuan daerah, jangan lupakan kampung halaman. #publisherstory #hipontianak
HiPontianak
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, menari jepin bersama. Foto: Dok. Adpim Pemprov Kalbar
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, menari jepin bersama. Foto: Dok. Adpim Pemprov Kalbar
Hi!Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, menghadiri kegiatan Bejepin Yok! 2025 yang digelar di Anjungan Kalimantan Barat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Sabtu, 25 Oktober 2025.
Acara yang menjadi ajang silaturahmi warga Kalimantan Barat di tanah perantauan ini turut dihadiri Menteri UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, Tokoh Nasional asal Kalimantan Barat, Oesman Sapta Odang, berbagai organisasi masyarakat, serta masyarakat Kalimantan Barat yang merantau di Jakarta dan sekitarnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalbar tampil mengenakan pakaian Telok Belanga, sedangkan Ketua TP PKK mengenakan Baju Kurung, keduanya merupakan busana khas Melayu. Nuansa budaya Kalbar semakin terasa dengan ratusan tamu yang hadir juga mengenakan pakaian adat serupa.
Bejepin Yok! 2025 dikemas dengan berbagai kegiatan yang menampilkan kekayaan budaya Kalimantan Barat, mulai dari tarian Melayu, Dayak, hingga Tionghoa, yang menggambarkan kerukunan dan kemajemukan masyarakat Kalbar.
Peserta melakukan tari jepin di Anjungan Kalimantan Barat Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: Dok. Adpim Pemprov Kalbar
Dalam sambutannya, Gubernur Norsan menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi wadah silaturahmi bagi masyarakat perantauan asal Kalbar.
โ€œAcara Bejepin 2025 ini bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga wujud nyata semangat kita mempererat persaudaraan, melestarikan budaya daerah, dan memberdayakan pelaku UMKM,โ€ kata Norsan.
Lebih lanjut, Gubernur Norsan mengajak masyarakat Kalbar yang berada di perantauan untuk tetap berkontribusi bagi kemajuan daerah.
โ€œWalaupun kita sudah berhasil di perantauan, jangan pernah lupa kampung halaman. Rumah kita adalah Kalimantan Barat, tempat kita lahir dan dibesarkan,โ€ pesannya.
Ia juga berharap kegiatan Bejepin Yok! dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di setiap tahunnya sebagai ajang memperkuat kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antarwarga Kalbar di berbagai daerah.
โ€œSemoga pertemuan ini semakin mempererat silaturahmi dan kita selalu berkomitmen membangun Kalimantan Barat yang kita cintai,โ€ tutupnya.
Sementara itu, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, mengungkapkan rasa bangga atas kekompakan masyarakat Kalimantan Barat yang tetap menjaga identitas budaya meski berada di tanah rantau.
โ€œHari ini kita disatukan dalam semangat silaturahmi budaya. Walaupun berada di perantauan, kita tetap ingat dari mana kita berasal. Acara seperti Bejepin ini wajib kita dukung karena menjadi simbol persaudaraan dan jati diri masyarakat Kalimantan Barat,โ€ ujar Maman.
Maman juga menekankan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan dalam membangun daerah, โ€œSegala sesuatu yang besar dimulai dari hal kecil. Jika kita terus menjaga semangat kebersamaan, insyaAllah Kalimantan Barat akan terus eksis di berbagai bidang, politik, olahraga, akademik, maupun dunia usaha.โ€
Agenda pun ditutup dengan makan saprahan bersama di Duplikat Keraton, Anjungan Kalimantan Barat TMII, sebagai simbol persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Kalbar di rantau.
Semangat silaturahmi, pelestarian budaya, dan dukungan terhadap UMKM yang digaungkan oleh Gubernur Norsan dan Menteri Maman Abdurrahman diharapkan dapat terus berlanjut. Acara ini bukan hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga pengingat bagi seluruh masyarakat Kalbar di perantauan untuk senantiasa menjaga ikatan persaudaraan serta berkontribusi bagi kemajuan kampung halaman yang dicintai.
Trending Now