Konten Media Partner

Honorer R4 Tuntut Kejelasan Nasib, Sandan: Pengangkatan Tergantung Pusat

23 Juli 2025 13:45 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Honorer R4 Tuntut Kejelasan Nasib, Sandan: Pengangkatan Tergantung Pusat
DPRD Sintang bilang, pengangkatan honorer R4 masih menunggu regulasi dari pusat. #publisherstory #hipontianak
HiPontianak
Sandan, Wakil Ketua DPRD Sintang.(Foto: Yus/Hi! Pontianak)
zoom-in-whitePerbesar
Sandan, Wakil Ketua DPRD Sintang.(Foto: Yus/Hi! Pontianak)
HiPontianak - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Sandan mengatakan bahwa pengangkatan honorer R4 mengacu pada aturan pemerintah pusat. Hal itu disampaikan Sandan merespons audiensi dari puluhan honorer R4 Kabupaten Sintang yang menuntut kejelasan nasib pada Selasa 22 Juli 2024.
β€œTerkait tuntutan honorer R4, kami menunggu regulasi dari pemerintah pusat. Ketika regulasi sudah jelas, kami akan mengawal dan meminta pemerintah daerah melaksanakannya,” tegas Sandan.
Politisi Partai Gerindra ini menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa mengambil kebijakan apabila belum ada pedoman atau regulasi dari pemerintah pusat terkait pengangkatan honorer tersebut. Baik itu regulasi dari Kemenpan-RB maupun BKN.
β€œTapi yang jelas, kami tetap meminta para honorer khususnya guru yang digaji dari BOS agar diperhatikan pemerintah,” tegasnya.
Dikatakan Sandan, dulu sempat ada kebijakan dari Pemda Sintang bahwa honorer BOS dapat insentif Rp 100 ribu per bulan. Ketika pandemi Covid-19, sempat dipangkas menjadi Rp 50 ribu. Saat ini, ada tambahan Rp 25 ribu.
β€œKe depan saya berharap insentif untuk honorer BOS dikembalikan lagi seperti semula yakni Rp 100 ribu per bulan. Kan kasihan mereka, apalagi di daerah ada yang hanya digaji Rp 300 ribu atau Rp 700 ribu. Penggajian dari dana BOS ini kan tergantung dengan jumlah murid. Apalagi dana BOS hanya boleh 20 persen saja untuk gaji guru honorer,” pungkasnya.
Trending Now