Konten Media Partner

Kakak di Sungai Pinyuh Temukan Kerangka Adiknya yang Sudah Hilang 50 Hari

7 November 2025 14:51 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Kakak di Sungai Pinyuh Temukan Kerangka Adiknya yang Sudah Hilang 50 Hari
Kakak di Sungai Pinyuh menemukan kerangka adiknya yang sudah hilang 50 hari. #publisherstory #hipontianak
HiPontianak
Polisi mengevakuasi kerangka warga yang sudah hilang 50 hari. Foto: Dok. Polres Mempawah
zoom-in-whitePerbesar
Polisi mengevakuasi kerangka warga yang sudah hilang 50 hari. Foto: Dok. Polres Mempawah
Hi!Pontianak - Warga Kelurahan Sungai Pinyuh Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, dihebohkan dengan penemuan kerangka manusia pada Jumat pagi, 7 November 2025.
Kerangka tersebut diketahui adalah kerangka Lie Bun Kong (55) yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak September 2025 atau sekitar 50 hari lalu. Kerangka Lie Bun Kong ditemukan oleh kakak kandungnya sendiri Ciu Fa (67).
Kapolres Mempawah, AKBP Jonathan David Harianthono, melalui Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Setyadi, mengatakan kronologi penemuan kerangka tersebut berawal saat saksi Ciu Fa pergi ke hutan belakang rumahnya untuk mencari belimbing wuluh sekitar pukul 07.00 WIB.
"Kemudian saksi mencium bau bangkai dan mendapati adanya sosok mayat yang hanya nampak tulang kaki yang sudah mulai mengering tepat di samping gorong-gorong dengan posisi telungkup didalam kubangan air lumpur," ungkapnya.
"Selanjutnya saksi Ciu Fa menghubungi saksi Suryanto. Kemudian selanjutnya menghubungi pihak ketua RT dan Polsek Sungai Pinyuh untuk penanganan lebih lanjut," tambah Setyadi.
Setelah memastikan bahwa kerangka tersebut adalah kerangka Lie Bun Kong, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.
"Dengan alasan keyakinan korban meninggal karena sebab sakit ayan atau epilepsi yang sedang dideritanya dan juga karena kondisi jasad korban yang telah menjadi tulang belulang," jelas Setyadi.
Karena tidak dilakukan otopsi, maka pihak Kepolisian langsung menyerahkan kerangka tersebut kepada pihak keluarga. Dan selanjutnya korban dibawa dan diurus oleh Yayasan Kematian Arif Sejahtera Sungai Pinyuh.
Trending Now