Konten Media Partner

Kapuas Raya Masih Masuk RPJMD Pemprov Kalbar

8 Juli 2025 14:40 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Kapuas Raya Masih Masuk RPJMD Pemprov Kalbar
Pemekaran Kapuas Raya masih masuk menjadi target RPJMD Pemprov Kalbar. #publisherstory #hipontianak
HiPontianak
Gubernur Kalbar dan Ketua DPRD Provinsi melakukan penandatangan MOU terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029. Foto: Rabiansyah/HiPontianak
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Kalbar dan Ketua DPRD Provinsi melakukan penandatangan MOU terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029. Foto: Rabiansyah/HiPontianak
HiPontianak - Pemekaran Kapuas Raya masih masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat. Hal ini disampaikan Gubernur Kalbar, Ria Norsan usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalbar pada Selasa, 8 Juli 2025.
β€œKita sudah masuk pemekaran Kapuas Raya, paling pertama untuk pemekaran provinsi Kapuas Raya untuk persyaratannya sudah dimasukkan semua tinggal menunggu dibuka Daerah Otonom Baru,” ungkap Ria Norsan.
Norsan bilang, pemekaran Kapuas Raya menjadi satu di antara target pembangunan Pemprov Kalbar saat ini.
β€œTadi ada tujuh yang saya sampaikan pembangunan yang akan dicapai dalam 5 tahun ke depan, jadi salah satunya mewujudkan masyarakat yang demokratis aman sejahtera dan perluasan lingkungan ,” tambahnya.
Ketujuh prioritas pembangunan Pemprov Kalbar antara lain; prioritas pertama, percepatan pembangunan serta peningkatan infrastruktur secara adil berkelanjutan.
Prioritas kedua yaitu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Prioritas ketiga, memperkuat fondasi perekonomian Kalbar yang inklusif dan berkelanjutan.
Prioritas keempat, meningkatkan intensif kepada tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.
Prioritas kelima, meningkatkan partisipasi generasi muda yang dihadapkan pada program berkaitan dengan penguatan keterampilan dan kapasitas generasi muda, akses permodalan dan inkubasi bisnis.
Prioritas keenam, meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan pengolahan sumber daya alam berkelanjutan dan yang ketujuh, mewujudkan kepastian hukum dan tata pemerintahan yang baik.
Trending Now