Konten Media Partner

Keberagaman Budaya dari Sabang sampai Merauke Hidup di Panggung Pensi Smanta

22 November 2025 17:23 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Keberagaman Budaya dari Sabang sampai Merauke Hidup di Panggung Pensi Smanta
Pesta Musik Angkatan 59 bertemakan Harmoni Nusantara oleh SMA Negeri 3 Pontianak menjadi wadah pertunjukan musik sekaligus sarana edukasi budaya. #publisherstory #hipontianak
HiPontianak
Pesta Musik Angkatan 59 'Harmoni Nusantara' di Lapangan SMA Negeri 3 Pontianak. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Pesta Musik Angkatan 59 'Harmoni Nusantara' di Lapangan SMA Negeri 3 Pontianak. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontianak
Hi!Pontianak โ€“ Pesta Musik Angkatan 59 bertemakan Harmoni Nusantara sukses digelar di SMA Negeri 3 Pontianak pada Sabtu, 22 November 2025. Pentas seni ini menjadi salah satu upaya bagi pihak sekolah dalam menguatkan pelestarian budaya melalui jalur pendidikan.
Uray Ferry selaku guru seni SMA Negeri 3 Pontianak, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pekan Seni SMANTA yang diselenggarakan sebagai wadah bagi para murid untuk menampilkan hasil belajar seni musiknya selama semester satu tahun ajaran 2025/2026 pada mata pelajaran Seni Musik sekaligus menjadi sarana edukasi budaya.
Setiap kelas menampilkan keberagaman budaya. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontianak
Berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini, tema yang diusung lebih menonjolkan kekayaan budaya Nusantara yang dimiliki Indonesia. Tak hanya sekadar pertunjukan musik modern, tetapi siswa-siswi juga diarahkan untuk mengangkat unsur etnik dan tradisi Indonesia melalui aransemen lagu daerah dari berbagai wilayah di Indonesia hingga setting kostum, tata panggung, dan koreografi berunsurkan budaya Nusantara.
"Melalui acara ini, siswa diberikan kesempatan untuk menunjukkan perkembangan kreativitas, keterampilan bermusik, serta kemampuan tampil di depan umum. Kegiatan ini juga menjadi ajang apresiasi karya seni yang telah dipelajari di kelas sekaligus sarana hiburan dan kebanggaan bagi seluruh warga sekolah," kata Uray Ferry.
Harmoni Nusantara bersatu dalam Pesta Musik Angkatan 59. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontianak
Sebagai guru seni, dirinya sendiri memiliki berbagai strategi untuk melestarikan budaya Nusantara kepada generasi muda lewat pendidikan di sekolah. Pertama, ia kerap mengemas seni tradisional dengan pendekatan kreatif dan modern agar tetap relevan dan menarik bagi anak muda.
Kedua, dengan memberikan pengalaman langsung kepada para murid melalui praktik, kolaborasi, dan pertunjukan sehingga mereka tidak hanya mempelajari teori saja.
Ketiga, caranya dengan membiasakan siswa-siswi untuk mengenal keberagaman budaya dari Sabang sampai Merauke melalui proyek, penampilan, dan tugas eksplorasi musik daerah.
Keempat, yaitu menghidupkan kebanggaan terhadap budaya sendiri dengan menunjukkan bahwa budaya Nusantara juga mampu tampil elegan dan bersaing di panggung modern.
Terakhir, yang kelima, ia membangun jejaring komunitas seni di luar sekolah sehingga siswa-siswi dapat belajar langsung dari pelaku seni profesional. Hal ini bertujuan agar seni tradisional tidak hanya diingat, tetapi juga dapat terus hidup dan diwariskan oleh generasi sekarang.
Permainan tradisional turut ditampilkan sebagai bagian dari koreografi. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontianak
Uray Ferry pun berharap, melalui gelaran pensi yang menjadi agenda tahunan ini, siswa-siswi dapat semakin percaya diri dalam berkarya dan tampil di depan publik. Tak hanya itu, pensi juga diharapkan dapat menumbuhkan minat, kecintaan, serta kebanggaan terhadap seni dan budaya Nusantara.
"Seni tidak hanya menjadi mata pelajaran, tetapi menjadi bagian dari karakter dan identitas siswa SMANTA. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang setiap tahun dan menjadi ciri khas sekolah dalam bidang seni," pungkasnya.
Trending Now