Konten Media Partner

Nenek Usia 100 Tahun di Sekadau Terima Penghargaan Pelestari dari Menbud

19 Desember 2025 0:01 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Nenek Usia 100 Tahun di Sekadau Terima Penghargaan Pelestari dari Menbud
Yohana, nenek berusia 100 tahun asal Sekadau, Kalbar, menerima penghargaan Kategori Pelestari Tenun Kebat Dayak Mualang dalam Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025. #publisherstory #hipontianak
HiPontianak
Nenek Yohana menerima penghargaan Kategori Pelestari Tenun Kebat Dayak Mualang dalam gelaran Anugerah Kebudayaan Indonesia. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Nenek Yohana menerima penghargaan Kategori Pelestari Tenun Kebat Dayak Mualang dalam gelaran Anugerah Kebudayaan Indonesia. Foto: Dok. Istimewa
Hi!Pontianak - Yohana, nenek berusia 100 tahun asal Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, menerima kehormatan besar dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon. Ia menerima penghargaan pada Kategori Pelestari Tenun Kebat Dayak Mualang dalam Anugerah Kebudayaan Indonesia yang digelar di Ciputra Artpreneur Theater, Jakarta pada Rabu, 17 Desember 2025. Penghargaan tersebut diterima Yohana dalam upaya pemajuan kebudayaan Indonesia. Nenek Yohana sendiri dikenal sebagai salah satu maestro atau perajin senior kain Tenun Kebat sekaligus menjadi tokoh penting dalam pelestarian dan produksi wastra tersebut yang merupakan warisan budaya Suku Dayak Mualang. Sebelumnya, Nenek Yohana juga menerima Piagam Anugerah Maestro dari Gubernur Ria Norsan dalam gelaran Anugerah Kebudayaan Indonesia di Pendopo Gubernur Kalbar atas dedikasinya sebagai sosok pembina bagi generasi muda untuk meneruskan budaya Tenun Kebat di Dusun Kumpang Ilong, Kecamatan Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalbar. Kini, motif dan filosofi Dayak Mualang dari Kalimantan Barat yang merupakan warisan budaya takbenda selama ratusan tahun lamanya, telah diakui di tingkat nasional.
Trending Now