Konten Media Partner
Peserta Raida di Sintang Kunjungi Keraton, Museum hingga Galeri Motor Bandong
27 November 2025 8:48 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Peserta Raida di Sintang Kunjungi Keraton, Museum hingga Galeri Motor Bandong
Kunjungan wisata ini dirancang untuk memperkaya wawasan peserta mengenai kekayaan budaya dan identitas masyarakat Sintang. #publisherstory #hipontianakHiPontianak

Hi!Pontianak - Hari kedua pelaksanaan Raimuna Daerah (Raida) Gerakan Pramuka se-Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Sintang, peserta dibawa panitia mengunjungi tiga destinasi budaya dan sejarah unggulan Kabupaten Sintang, Rabu, 26 November 2025.
Ketua Panitia Raida Kalbar 2025, Hendrika, mengatakan bahwa kunjungan wisata ini dirancang untuk memperkaya wawasan peserta mengenai kekayaan budaya dan identitas masyarakat Sintang. Peserta dari 14 kabupaten/kota dibagi ke dalam tiga kelompok untuk mengunjungi Keraton Sintang, Galeri Motor Bandong, dan Museum Kapuas Raya.
โKami ingin peserta tidak hanya berkemah, tetapi juga mengenal lebih dekat nilai budaya, sejarah, dan kearifan lokal daerah tempat mereka berkegiatan. Sintang memiliki warisan yang sangat kaya, dan kami ingin adik-adik melihat langsung dan mengambil pelajaran dari itu semua,โ ujar Hendrika.
Di Keraton Sintang, para peserta diajak menelusuri salah satu situs bersejarah paling penting di Kalimantan Barat. Mereka melihat langsung arsitektur tradisional, koleksi peninggalan kerajaan, hingga kisah perjalanan pemerintahan tradisional Sintang dari masa ke masa. Banyak peserta mengaku antusias karena baru pertama kali mengunjungi pusat sejarah yang masih terjaga keasliannya itu.
Rombongan lain menuju Galeri Motor Bandong, pusat informasi tentang perahu besar tradisional yang dulu menjadi sarana transportasi utama masyarakat Sintang. Peserta menyimak penjelasan mengenai sejarah Motor Bandong, teknik pembuatannya, hingga peranannya dalam kehidupan masyarakat sungai di masa lalu. Replika kapal dan dokumentasi sejarah menjadi daya tarik utama di lokasi ini.
Sementara kelompok ketiga mengunjungi Museum Kapuas Raya yang menyimpan koleksi budaya Dayak dan Melayu, artefak sejarah, serta informasi terkait keanekaragaman hayati wilayah Kapuas. Para peserta terlihat serius menyimak penjelasan pemandu, terutama ketika memasuki bagian yang membahas perubahan lingkungan dan kehidupan masyarakat adat.
Hendrika menegaskan bahwa kunjungan wisata ini memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar berekreasi. โKami berharap kegiatan ini menanamkan kecintaan pada sejarah bangsa, memperkuat karakter peserta, sekaligus memperluas wawasan mereka tentang keragaman budaya Kalimantan Barat,โ tambahnya.
Ia juga menyebut bahwa kegiatan lintas tempat ini menjadi sarana membangun interaksi dan persaudaraan antar peserta dari berbagai daerah. Di setiap lokasi, para peserta tidak hanya belajar dan mendokumentasikan momen, tetapi juga berbagi pengalaman dan mempererat persatuan antargudep.
Dengan rangkaian kegiatan hari kedua ini, Raimuna Daerah Kalimantan Barat 2025 tidak hanya menjadi ajang pertemuan besar Pramuka, tetapi juga wahana memperkenalkan kekayaan budaya Sintang kepada generasi muda dari seluruh provinsi.
