Konten Media Partner

Rute Penerbangan Pontianak-Kuala Lumpur Resmi Dibuka Kembali

12 September 2025 13:35 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Rute Penerbangan Pontianak-Kuala Lumpur Resmi Dibuka Kembali
Rute penerbangan internasional di Bandara Supadio Pontianak resmi dibuka kembali. #publisherstory #hipontianak
HiPontianak
Penumpang penerbangan perdana AirAsia rute Kuching–Pontianak (AK1781) dilepas secara resmi oleh Menteri Pengangkutan Sarawak, Malaysia, Dato' Sri Lee Kim Shin bersama Pelaksana Tugas Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kuching, Musa Derek Sairwona, serta rombongan untuk melakukan kunjungan resmi ke Pontianak, Kalimantan Barat. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Penumpang penerbangan perdana AirAsia rute Kuching–Pontianak (AK1781) dilepas secara resmi oleh Menteri Pengangkutan Sarawak, Malaysia, Dato' Sri Lee Kim Shin bersama Pelaksana Tugas Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kuching, Musa Derek Sairwona, serta rombongan untuk melakukan kunjungan resmi ke Pontianak, Kalimantan Barat. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontianak
Hi!Pontianak - Rute penerbangan internasional di Bandara Supadio Pontianak resmi telah dibuka pada Jumat, 12 September 2025. Reaktivasi status internasional yang menghubungkan rute Pontianak ke Kuching dan Kuala Lumpur oleh maskapai AirAsia ini diresmikan langsung oleh Menteri Pengangkutan Sarawak, Malaysia, Dato' Sri Lee Kim Shin bersama Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan.
Turut hadir pula Konsulat Malaysia Pontianak, Azizul Zekri Abdul Rahim dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching, Musa Derek Sairwona.
"Saya sangat senang setelah lima tahun, kini rute Kuching–Pontianak kembali beroperasi. Jika sebelumnya perjalanan darat menuju Pontianak memakan waktu empat hingga lima jam, kini masyarakat Sarawak dapat mencapainya melalui penerbangan kurang dari satu jam. Hal ini bukan hanya menjadi tonggak penting bagi industri penerbangan, tetapi juga bukti eratnya hubungan sejarah, budaya, dan kekeluargaan yang dimiliki masyarakat kedua wilayah. Konektivitas ini tentu akan mendorong pariwisata, memperluas peluang bisnis, serta memperkuat hubungan antara Sarawak dan Kalimantan Barat," jelas Dato' Sri Lee Kim Shin.
Pada kesempatan yang sama, Ria Norsan menjelaskan, rute penerbangan dari Pontianak-Kuching dilakukan selama dua kali dalam sehari, sedangkan Pontianak-Kuala Lumpur dilakukan selama empat kali dalam seminggu. Ia juga menyampaikan agar pihak AirAsia nantinya dapat membuka rute penerbangan Pontianak-Singapura.
Menteri Pengangkutan Sarawak, Malaysia, Dato' Sri Lee Kim Shin bersama Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, dan Konsulat Malaysia Pontianak, Azizul Zekri Abdul Rahim. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontianak
"Dengan dibukanya penerbangan Kuching-Pontianak dengan Kuala Lumpur, rencananya dua kali, pagi dan sore. Jadi kalau kita mau pergi pagi, kita bisa pulangnya sore. Jadi mau berobat check up, satu hari bisa pulang. Ini nantinya juga Pontianak-Kuala Lumpur. Kita masih mohonkan kepada mereka juga nanti kalau bisa AirAsia juga untuk yang Pontianak-Singapura," kata Ria Norsan.
Lebih lanjut, Gubernur Kalbar berharap agar penerbangan internasional ini dapat meningkatkan kunjungan wisata, budaya, hingga kerja sama yang baik antara kedua negara.
"Dengan adanya penerbangan perdana ini, internasional, mudah-mudahan kunjungan wisata, kunjungan budaya, kemudian peningkatan kerja sama yang baik dan pertumbuhan ekonomi semakin tumbuh antara Kalimantan Barat dan Sarawak atau Kuching," tambahnya.
Ria Norsan pun turut memberikan tanggapan terkait masyarakat Pontianak yang kerap berobat atau melakukan medical check-up di Kuching.
"Bahwa memang di sana itu kan dia spesialis-spesialis gitu, ada yang tidak ada di kita, mungkin di sana ada. Kebanyakan yang gak ada di kita mereka berobat di sana," tukasnya.
Trending Now