Konten Media Partner
Sany Operator Arena Jadi Panggung Ketangkasan Para Pemain Alat Berat Kalbar
14 November 2025 16:24 WIB
·
waktu baca 3 menit
Konten Media Partner
Sany Operator Arena Jadi Panggung Ketangkasan Para Pemain Alat Berat Kalbar
Sany Operator Arena 2025 Pontianak menjadi ajang untuk mempertemukan para operator alat berat terbaik dari berbagai wilayah Kalimantan Barat. #publisherstory #hipontianakHiPontianak

Hi!Pontianak – Suasana riuh tepuk tangan dan sorak penonton mewarnai Qubu Resort pada Kamis, 13 November 2025. PT Sany Perkasa kembali menggelar Sany Operator Arena 2025, sebuah ajang bergengsi yang mempertemukan para operator alat berat terbaik dari berbagai wilayah Kalimantan Barat.
Dari ratusan kandidat, hanya 12 operator terbaik yang melaju ke babak final setelah melalui proses seleksi ketat secara online maupun offline. Mereka datang dari ragam sektor, mulai dari pertambangan, forestry, konstruksi hingga mining untuk membuktikan siapa yang paling piawai mengendalikan unit SANY.
Regional Service Manager Kalimantan Barat, Agus Purwoko, mengungkapkan bahwa setiap tantangan disiapkan khusus untuk menguji kemampuan teknis sekaligus ketelitian peserta.
“Pada sesi awal, peserta harus memotong semangka menggunakan unit SANY kelas 13 ton (SY135F). Ada juga tantangan memasukkan bola ke keranjang menggunakan unit kelas 5 ton (SY55C),” kata Agus.
Puncaknya, para finalis diwajibkan membuat tanggul berbentuk huruf “T” yang simetris menggunakan excavator 13 ton—tugas yang menggabungkan akurasi, kontrol emosi, kecepatan, dan tentu saja kepatuhan pada aspek keselamatan.
“Kompetisi ini bukan soal siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling terampil dan bertanggung jawab. Inilah bentuk apresiasi kami kepada operator yang memegang peran vital dalam keberhasilan operasional di lapangan,” tambahnya.
Dari berbagai tantangan yang menegangkan, tiga operator terbaik akhirnya terpilih dan akan mewakili Kalimantan Barat di ajang nasional SANY Operator Arena 2025 yang digelar pada 12 Desember 2025 mendatang di Karawang, Jawa Barat. Mereka bukan hanya membawa keterampilan, tetapi juga membawa nama daerah dan perusahaan tempat mereka bekerja.
“Semoga kegiatan ini meningkatkan kebanggaan, rasa percaya diri, dan kompetensi operator kita. Kalimantan Barat punya potensi besar, dan kami ingin mendorong mereka bersinar,” lanjut Agus.
Kompetisi ini juga menghadirkan dewan juri dari PT Sany Perkasa, komunitas alat berat, serta perwakilan pelanggan—menambah objektivitas dan bobot penilaian.
Juri kompetisi, Lestarianto, menekankan pentingnya aspek keselamatan kerja, “Operator hebat bukan hanya mahir menggerakkan arm, boom, dan bucket. Mereka harus mampu membaca situasi, memprediksi risiko, dan cepat menemukan solusi. Safety itu nomor satu.”
Para peserta pun memberikan kesan mendalam. Lusius (26) mengaku terpacu dengan tantangan yang diberikan.
“Seru, meriah, dan penuh adrenalin. Saya ingin ikut lagi tahun depan,” ujarnya.
Hanif (37) pun menyebut acara ini sebagai kesempatan emas untuk memperluas pertemanan, “Kita dapat pengalaman baru, teknik baru, dan teman baru.”
Sementara Jimmy (25) berharap kompetisi berikutnya menghadirkan tantangan yang lebih ekstrem dan beragam.
Acara kemudian ditutup dengan gala dinner dan penyerahan hadiah secara langsung oleh manajemen PT Sany Perkasa. Suasana hangat menandai akhir kegiatan yang bukan hanya menampilkan kompetisi, tetapi juga mengangkat esensi profesi operator alat berat: ketelitian, keberanian, dan profesionalisme.
Melalui Sany Operator Arena, PT Sany Perkasa menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kompetensi, keselamatan, dan profesionalisme operator alat berat, khususnya di wilayah Kalimantan Barat.
