Konten Media Partner
Sekda Sintang Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Mitra Pasokan Dapur MBG
27 November 2025 16:03 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Sekda Sintang Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Mitra Pasokan Dapur MBG
βKMP di desa dan kelurahan saya dorong untuk menjalin kemitraan dengan dapur MBG,β ujar Sekda Sintang, Kartiyus. #publisherstory #hipontianakHiPontianak

Hi!Pontianak - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, mendorong Koperasi Merah Putih (KMP) di desa dan kelurahan untuk berperan aktif dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka Pelatihan Sumber Daya Manusia Pengurus KMP Angkatan VI di Aula CU Keling Kumang, Kamis 27 November 2025.
Kartiyus mengungkapkan, saat ini terdapat 261 titik dapur MBG yang beroperasi di Kabupaten Sintang. Dengan kebutuhan bahan pangan yang besar dan berkelanjutan, ia menilai KMP memiliki peluang besar untuk menjadi mitra penyedia utama.
βKMP di desa dan kelurahan saya dorong untuk menjalin kemitraan dengan dapur MBG,β ujarnya.
Ia mencontohkan, KMP bisa menjadi pemasok sayur, telur, hingga kebutuhan pokok lainnya. Masyarakat pun dapat diberdayakan melalui kegiatan budidaya sayur, peternakan ayam petelur maupun ayam pedaging. Dengan begitu, KMP bisa memasok telur, daging ayam, air galon, hingga sembako ke dapur MBG.
Kartiyus menjelaskan bahwa tingginya permintaan telur dan daging ayam akibat operasional dapur MBG perlu diantisipasi agar tidak berdampak pada inflasi daerah.
βKalau tidak kita antisipasi, kebutuhan telur dan daging ayam yang meningkat bisa memicu inflasi,β tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kemandirian pangan di wilayah pedesaan.
βDorong warga tanam sayur, jangan sampai dapur MBG di pedalaman harus beli sayur ke Kota Sintang. Masyarakat desalah yang harus menyuplai kebutuhan sayur untuk dapur MBG,β pesan Kartiyus.
Melalui kemitraan antara KMP dan dapur MBG, pemerintah berharap program makan bergizi gratis dapat berjalan lebih efektif sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa.
